Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Panduan Praktis Cara Install Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot telah resmi dirilis 13 Oktober lalu. Sebuah rilis yang sangat dinantikan dan diharapkan membawa banyak perubahan serta dukungan terhadap teknologi terbaru.

Ubuntu 11.10
Panduan praktis menginstal Ubuntu 11.10 kami susun sedemikan rupa. Kami berharap, tutorial ini akan mudah diikuti oleh seorang pemula sekalipun. Lengkap dengan panduan gambar, kami sajikan artikel ini dengan tetap mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk kemudahan pembaca untuk memuat halaman, sehingga gambar-gambar tidak dapat ditampilkan seluruhnya. Untuk mebuka gambar yang diperlukan Anda cukup mengklik link untuk masing-masing gambar mengikuti isi tutorial.
Sebelum mulai menginstal Ubuntu 11.10, kita memerlukan installer baik yang berupa live CD desktop maupun live DVD installer. Bagi Anda yang belum memiliki CD/DVD Ubuntu 11.10, silahkan mendownloadnya terlebih dulu melalui halaman rilis Ubuntu 11.10 lalu memburningnya kedalam CD/DVD.

Bagi pemula, kami sarankan untuk mengikuti tutorial menginstal Ubuntu 11.10 ini menggunakan hardisk baru atau hardisk yang tidak berisi file atau data-data penting. Bagi pengguna yang akan menginstal untuk sistem dual boot bersama sistem operasi lainnya atau menginstal pada hardisk yang telah berisi file dan data penting, silahkan membackup lebih dulu file-file penting itu kedalam media atau hardisk lain. Hal ini kami sampaikan untuk menghindari risiko kehilangan data jika selama proses instalasi terjadi kesalahan karena file-file yang telah dihapus saat instalasi TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI.

Setelah semua kebutuhan siap dan Anda cukup memahami risiko yang mungkin terjadi, kita akan mulai proses menginstal Ubuntu 11.10. Masukkan CD/DVD Ubuntu 11.10 desktop kedalam CD/DVD drive, reboot komputer lalu ataur BIOS agar menggunakan CD/DVD sebagai media booting pertama. Ubuntu live desktop akan segera dijalankan, tunggulah hingga ditampilkan halaman "Welcome"...

Ubuntu 11.10

Pada halaman tersebut pilih tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 11.10 sebagai desktop live CD. Ini dimaksutkan untuk memeriksa apakah perangkat yang kita gunakan telah dikenali dengan baik dan sistem dapat berjalan dengan sempurna.

Setelah desktop selesai dimuat, klik ganda ikon "Install Ubuntu" yang berada di desktop untuk menjalankan Ubiquity (installer Ubuntu). Pada halaman muka, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu tekan tombol "Continue"...

Ubuntu 11.10

Kita akan dibawa ke halaman "Preparing to install Ubuntu". Pada halaman ini installer akan memeriksa ketersediaan perangkat yang dibutuhkan termasuk sambungan internet jika tersedia...

Ubuntu 11.10

Gambar 1, installer Ubuntu mendeteksi keberaan hardisk dan tersedianya sambungan internet.
Gambar 2, installer tidak menemukan ketersediaan sambungan internet. Pada langkah ini, jika Anda memiliki sambungan ke internet maka Anda dapat memilih opsi untuk mendownload update jika telah tersedia serta menginstal perangkat lunak yang disediakan pihak ketiga selama proses instalasi, namun demikian, kami menyarankan untuk memutuskan terlebih dulu koneksi internet dan tidak mengaktifkan kedua opsi tersebut karena dengan mengaktifkan keduanya akan menyebabkan proses instalasi berjalan lama.

Pada halaman "Installation type", Anda diminta menentukan jenis instalasi yang ingin dilakukan. Gambar berikut akan menunjukkan pada Anda beberapa kondisi yang mungkin kita jumpai...

Ubuntu 11.10

Gambar 3, Ubuntu mendeteksi keberadaan sistem lain, dalam contoh adalah Windows 7. Anda memiliki beberapa pilihan, opsi pertama "Install Ubuntu alongside Windows 7"; pilihan ini akan memerintahkan Ubuntu untuk melakukan instalasi secara otomatis menyesuaikan ruang hardisk yang tersedia. Opsi kedua "Replace Windows 7 With Ubuntu"; opsi ini akan menghapus sistem yang telah ada dan menggantinya dengan Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: dengan memilih opsi ini maka instalasi Windows 7 serta semua isi hardisk termasuk data dan file lain akan dihapus dan hardisk akan diformat ulang. Opsi ketiga "Something else"; opsi ini memungkinkan kita mengatur secara mandiri instalasi Ubuntu bersama Windows 7 dengan menyusun partisi secara manual (akan kami jelaskan pada langkah berikutnya).

Gambar 4, Ubuntu 11.10 mendeteksi keberadaan sistem operasi lain dan juga sistem operasi Ubuntu versi sebelumnya, dalam contoh ini sistem yang telah ada adalah Windows 7 dan Ubuntu 11.04. Dalam kondisi ini kita diminta untuk memilih beberapa opsi, opsi pertama "Erase Ubuntu 11.04 and reinstall"; jika Anda memilih opsi ini maka instalasi Ubuntu 11.04 akan dihapus dan digantikan oleh Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: pilihan ini akan menghapus semua file dan data yang berada dalam sistem Ubuntu 11.04. Opsi kedua "Upgrade Ubuntu 11.04 to 11.10"; opsi ini digunakan untuk meng-upgrade sistem Ubuntu 11.04 yang telah ada menjadi Ubuntu 11.10, dengan cara ini semua data dan file yang disimpan tidak akan dihapus. Perangkat lunak yang telah diinstal pada sistem versi sebelumnya akan dipertahankan jika memungkinkan, sepanjang dependensi dan kompatibilitas dengan Ubuntu 11.10 terpenuhi, jika tidak, perangkat lunak akan dihapus. Opsi ketiga "Erase everything and reinstall"; Peringatan!!!, pilihan ini akan menghapus semua sistem yang telah ada (Windows 7 dan Ubuntu 11.04) beserta semua data dan file yang ada dalam hardisk. Opsi keempat "Something else"; penjelasan sama dengan gambar sebelumnya.

Gambar 5, Ubuntu 11.10 tidak mendeteksi keberadaan sistem operasi lain, hal ini mungkin terjadi karena Ubuntu tidak mengenali, atau hardisk masih dalam keadaan kosong (baru) dan atau hardisk telah memiliki bebrapa partisi yang berisi data dan file-file lain. Dalam keadaan tersebut kita hanya diberika dua pilihan, opsi pertama "Erase disk and install Ubuntu"; Peringatan!!!: ini akan menghapus semua isi hardisk dan Ubuntu 11.10 akan melakukan instalasi (penentuan partisi) secara otomatis. Opsi kedua "Something else"; sama dengan penjelasan gambar sebelumnya.

Dari semua kemungkinan di atas, kami menyarankan Anda memilih opsi terakhir "Something else". Dengan memilih opsi tersebut kita dapat menentukan proses pembuat partisi secara manual sesuai kebutuhan. Tentukan pilihan Anda, lalu lanjutkan proses dengan menekan tombol "Continue".

Jika Anda memilih opsi terakhir "Something else", pada halaman selanjutnya Ubuntu 11.10 akan menampilkan tabel partisi pada hardisk yang dikenali...

Ubuntu 11.10

Gambar 6, hardisk dalam keadaan kosong atau masih baru, untuk dapat menggunakannya kita harus membuat sebuah tabel partisi baru pada hardisk tersebut (/dev/sda). Untuk membuat tabel partisi pada hardisk baru, tekan tombol "New Partition table...", sebuah dialog "Create new empty partition table..." akan ditampilkan ( Gambar 7 ), tekan tombol "Continue" pada dialog tersebut untuk melanjutkan pembuatan tabel partisi.

Gambar 8, Ubuntu mengenali sebuah hardisk yang telah memiliki beberapa partisi dan menemukan sistem operasi lain (Windows 7) terinstal didalamnya. Pada contoh ini, hardisk yang kami gunakan telah berisi Windows 7 pada drive C dan sebuah partisi berisi file yang tidak penting pada drive D. Ubuntu mengenali hardisk sebagai /dev/sda dan telah memiliki tiga partisi masing-masing /dev/sda1 (system reserved), /dev/sda2 (drive C tempat sistem Windows 7 diinstal) dan /dev/sda3 (drive D) yang akan kami hapus untuk menginstal Ubuntu 11.10. Dalam kondisi ini, Anda jangan mengutak-atik partisi lain selain partisi yang memang telah kita tentukan untuk tempat instalasi Ubuntu. Pilih partisi yang telah ditentukan lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI sehingga sebelum menekan tombol tersebut pastikan Anda tidak salah pilih.

Gambar 9, Ubuntu mengenali keberadaan sebuah hardisk yang telah memiliki bebrapa partisi yang berisi file-file lain namun tidak menemukan sistem terinstal didalamnya. Jika file-file yang ada dalam hardisk tersebut sudah tidak diperlukan lagi dan Anda ingin menggunakan seluruh isi hardisk, pilih sebuah partisi lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI. Ulangi langkah tersebut dengan memilih satu persatu partisi lain yang akan dihapus. Pada langkah ini, Anda juga dapat memilih untuk hanya menghapus sebuah partisi saja yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menginstal Ubuntu 11.10 dengan pertimbangan partisi lain dapat digunakan menyimpan data dan file-file penting lainnya.

Dari semua langkah yang kita lakukan di atas, dengan berbagai kondisi dan pilihan yang telah kita tentukan, hasilnya adalah sebuah "free space" dibawah /dev/sda ( Gambar 10 ) yang selanjutnya akan kita susun partisi-partisi baru pada free space tersebut untuk menginstal Ubuntu.

Langkah selanjutnya adalah menyusun partisi secara manual...

Ubuntu 11.10

Gambar 11, Partisi pertama yang akan dibuat adalah partisi "swap". Pilih pada free space lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "1024" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning" dan pada opsi "Use as:" pilih "swap area", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "swap".

Gambar 12, Partisi kedua adalah partisi "/". Pilih pada free space yang masih ada lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "15000" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/".

Gambar 13, Partisi terakhir adalah partisi "/home". Pilih pada free space yang masih tersisa lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami menggunakan seluruh sisa free space yang ada "26925" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/home", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/home".

Gambar 14, tabel partisi yang kita buat kurang lebih akan nampak seperti gambar tersebut. Kini Ubuntu 11.10 telah siap untuk diinstal, tekan tombol "Install Now" untuk melanjutkan proses instalasi.

Ubuntu 11.10

Langkah-langkah selanjutnya tinggal mengisi informasi pribadi yang dibutuhkan. Pada halam "Where are you?" tentukan lokasi tempat Anda berda ( Gambar 15 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Keyboard layout" pilih tata letak keyboard yang digunakan atau biarkan dalam keadaan default ( Gambar 16 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Who are you?" isi semua informasi pribadi yang diminta, "Your name:" isi dengan nama lengkap Anda, "Your computer's name:" isi dengan nama komputer yang Anda inginkan, "Pick a username:" tentukan username yang akan digunakan untuk login ke sistem, "Choose a password:" dan "Confirm your password:" isi dengan password yang akan Anda gunakan saat login. Dua opsi dibawahnya, pilih pada "Require my password to log in" dan tidak perlu mengaktifkan pilihan "Encript my home folder" jika Anda tidak tahu kegunaannya ( Gambar 17 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Semua informasi yang diminta telah selesai kita tentukan, slideshow informasi akan ditampilkan, tinggal menanti instalasi diselesaikan ( Gambar 18 ). Instalasi selesai, pada dialog "Installaton complete" tekan tombol "Restart Now" ( Gambar 19 ), komputer akan direstart, ambil CD/DVD installer yang dikeluarkan lalu tekan enter.

Beberapa saat kemudian komputer akan dinyalakan kembali...

Ubuntu 11.10

Gambar 20, Plymouth, boot splash Ubuntu 11.10 ditampilkan. Gambar 21, LightDM, layar login Ubuntu 11.10 yang baru dan indah. Gambar 22, Desktop Unity 2D Ubuntu 11.10 jika driver atau perangkat grafis yang digunakan belum diinstal dan atau belum dikenali.

Ubuntu 11.10

Desktop Ubuntu 11.10 dengan Unity 3D ( Gambar 23 ), Gambar 24 dan Gambar 25, efek 3D dengan desktop Cube pada Unity Ubuntu 11.10.


Selamat mencoba...


Dipublikasikan di:


Cara Membuat File ISO (Bootable) Windows XP Dengan nlite

Beberapa waktu yang lalu saya mendownload windows xp di mediafire dengan ekstensi rar,setelah di ekstrak ternyata filenya berekstensi NRG bukan iso seperti biasanya.Saya jadi bingung mau memburn nya,setelah berpikir sejenak,akhirnya saya mencoba ekstrak lagi file NRG tadi dengan IZArc. Tapi hasil ekstrak ini jika langsung di burn ke CD akibatnya tidak bootable ( tidak bisa booting dari CD ),agar CD nya bootable,terlebih dahulu saya harus mengubah filenya menjadi iso.Tutorial kali ini saya akan berbagi dengan sobat cara untuk membuat file ISO windows XP melalui nlite, untuk tidak memperpanjang kata silahkan siapkan berkas Windows XP.

Berikut langkah-langkah cara membuat bootable windows xp dengan nlite.
1.Salin semua file windows xp kemudian paste pada folder baru dan beri nama (contoh: WinXP)
2.Jalankan nlite seperti dibawah ini lalu pilih bahasa sesuai keinginan dan klik next
Jika sobat belum memiliki program nlite,mohon baca juga postingan saya Tips
MenggabungkanMaster Windows XP Dengan Driver/File
lain dan temukan linknya

3.Tekan tombol Browse >> cari folder windows xp >> klik next
4. Next
5. Pilih Bootable ISO >> Next
6. Tekan tombol Make ISO
7. Silakan Pilih tempat untuk menyimpan file iso (Local Disk….) yang akan anda simpan lalu beri nama file ISO (contoh: WinXP) pada File Name diakhiri dengan menekan tombol Save
8. Proses pembuatan file ISO windows XP sedang berlangsung
9. Selesai dan file iSO dapat anda burning
Semoga pengalaman dan tutorial ini bermanfaat bagi sobat2 semua.

Resetter Epson TX110 / TX111 dan cara mereset


Beberapa hari yang lalu seorang teman minta tolong carikan resetter Epson TX111,untuk itu malam atau tepatnya dini hari ini saya akan berbagi software resetter Epson TX110/TX111 kepada sobat2 yang mungkin juga sedang mencari/membutuhkannya,sekaligus dengan drivernya.
Berikut ini cara mereset printer Epson TX110 dan TX111:
1. Langkah pertama tentunya printer harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya klik download driver epson .
2. Download software resetter Epson TX110 - TX111 dulu. Software bernama Resetter Epson Stylus TX110 - TX111, anda dapat download di sini ukuran 3 Mbyte.

3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.

4. Jalankan program resetter Epson TX110 - TX111 dengan double klik "AdjProg.exe",

5. Kemudian klik tombol “select” :

6. Pilih model / type printer dan Destination ( perhatikan kedua gambar dibawah ini ) lalu klik “ ok “



7. Klik “ Partilar adjustment mode “


8. Klik “ Waste ink pad counter lalu “ Ok “


9. Beri centang pada tombol “ main pad counter dan FL Box counter “ lalu klik tombol “check” dan “Initialization “ kemudian klik finish


"Check : digunakan untuk cek counter yang maksimal 7800 point, anda dapat melihatnya di main pad counter. Kalau lebih atau mendekati 7800 point berarti printer perlu di reset"

"Initialization : digunakan untuk mereset atau mengenolkan kembali counter printer"

10. Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus TX110 - TX111 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.
Perhatian : Program adjustment ini mirip dengan virus sehingga dideteksi sebagai virus oleh antivirus. Matikan antivirus anda terlebih dulu agar program ini bisa berjalan.
Selamat mencoba............ Semoga Bermanfaat......

Merekam Pita Kaset dengan CoolEditPro


“Lho apa bisa kaset diubah ke MP3?”. Bisa-bisa aja. Gimana caranya ?
Yuuk kita praktek langsung aja biar gak penasaran.
Perlengkapan yang diperlukan sangat sederhana :
1. Kabel – jack stereo ganda
2. Tape recorder
3. software cool edit pro atau yang lainnya. Kali ini saya gunakan software itu.

tape- kabel - port audio di CPU
kabel-jack ganda untuk menghubungkan tape ke mic
tampilan cool edit pro

1=tombol rekam, 2 = tombol stop, 3 = tombol simpan dengan memilih format MP3
Sebelum mulai merekam perlu dicoba terlebih dahulu port MIC apakah sudah diaktifkan, karena secara default Mic ini nonaktif. Setelah itu dicoba juga menghubungkan Tape, terutama mengatur volume, bass dan treebelnya untuk menghasilkan suara optimal.
Jika semua bejalan lancar, tinggal jalankan cooleditpro dan tekan tombol rekam. mudah bukan? semoga

Cara Mengatasi Canon MP258 Error 5B00 atau P07


Tadi malam datang teman yang bernama EBET MAHENU membawa sebuah printer merk Canon type MP258 yang katanya ERROR,setelah saya amati dilayar monitor muncul pesan Error 5B00 dan di panel LCDnya ada kode P07.
Printer Canon MP258 merupakan printer Multifungsi dari vendor Canon. Printer ini tergolong laris dipasaran, karena harga yang murah dan bisa digunakan untuk fasilitas scan dan copy.
Sebagaimana generasi sebelumnya, Canon MP258 ini juga diproteksi oleh Canon. Ketika jumlah maksimal print di memory MP258 ini sudah terpenuhi atau full, maka printer MP258 akan berhenti beroperasi dengan memunculkan pesan di layar monitor Error 5B00 dan di panel LCDnya menunjukkan kode P07.
Setelah googling kesana kemari akhirnya saya menemukan cara mengatasinya
Untuk sobat2 yang membutuhkan resetter untuk canon MP198, MP258 MP276, MP496, MP558, MP568, dan MP648 untuk reset tinta counter pada printer canon model ini, saya menemukan resetter printer canon model ini di SINI
Berikut ini cara mengatasi/ langkah-langkah yang harus dilakukan untuk reset printer canon MP198, MP258, MP276, MP496, MP558, MP568, dan MP648 Anda yang error 5B00 atau P07 :
1.Jika printer MP258 yang error 5B00 atau P07 dalam keadaan hidup, matikan printer MP258 tersebut dengan menekan tombol powernya. Tunggu sampai printer MP258 mati.
2.Tekan dan tahan tombol Stop / Reset, kemudian tekan dan tahan tombol Power. Jadi kedua tombol masih dalam keadaan tertekan.
3.Lepas tombol Stop / Reset, kemudian tekan tombol Stop / Reset 2 x (jangan lepas tombol powernya).
4.Kemudian lepaskan kedua tombol secara bersamaan.
Printer MP258 yang error 5B00 atau P07 akan melakukan inisialisasi beberapa saat seperti ketika printer dicoba pertama pada saat beli. Tunggu sampai lcd panel pada printer MP258 yang error 5B00 atau P07 tadi menunjukkan angka 0 (nol).
5.Printer MP258 akan terdeteksi sebagai device baru di komputer anda, walaupun tadinya sudah terpasang driver printer tersebut. Abaikan saja kondisi ini.
6.Kondisi MP258 menampilkan angka 0 (nol) pada lcd panelnya menunjukkan bahwa MP258 dalam keadaan Service Mode dan siap untuk direset menggunakan software.
7.Download program resetter MP258 untuk error 5B00 atau P07 di SINI
8.Siapkan 2 kertas di MP258, karena nanti akan digunakan untuk proses reset.
9.Buka program resetter MP258 untuk error 5B00 atau P07


10.Klik “MAIN”, tunggu beberapa saat maka MP258 akan print dengan tulisan ” D=000.0 “
11.Klik ” EEPROM Clear “, kemudian klik ” EEPROM “, MP258 akan print 1 lembar lagi. Salah satu barisnya tulisannya : TPAGE(TTL=00000 COPY=00000)
12.Kemudian matikan MP258 dengan menekan tombol Power.
13.Selesai.
Printer MP258 yang error 5B00 atau P07 sudah siap anda gunakan lagi.
Selamat mencoba!

Panduan penggunaan/Instalasi GARUDA

Sudah selesai download … atau sudah mendapatkan DVD GARUDA ???
Tidak seperti halnya sistem operasi Windows, GARUDA bisa langsung dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Hanya saja, untuk kenyamanan dan kecepatan kerja, sebaiknya GARUDA diinstal ke harddisk. Nah berikut ini cara-cara untuk menggunakan GARUDA pertama kali :
* Untuk pengguna file image ISO GARUDA :
1.Siapkan DVD kosong dan bakar (burn) file ISO GARUDA dengan software pembakar (burning tool) favoritmu. Untuk pengguna Windows, bisa mempergunakan Nero. Untuk pengguna Linux, bisa mempergunakan Brasero atau K3B.
2.Setelah selesai, ikuti panduan penggunaan DVD GARUDA dibawah.
Cara lain menggunakan ISO GARUDA – tanpa harus burn ke DVD – bisa dilakukan dengan menggunakan software virtualisasi seperti Virtual Box, QEMU, atau yang lainnya. Untuk cara penggunaan software ini, silakan dilihat di masing-masing website pembuat softwarenya.
* Untuk pengguna DVD GARUDA :
1.Nyalakan komputer dan masukkan DVD sebelum sistem operasi lain (biasanya Windows) berjalan. Jika Windows sudah aktif, silakan boot ulang komputer.
2.Klik menu pertama untuk menjalankan GARUDA.

NB : Jika GARUDA tidak bisa masuk ke Desktop (mode GUI), boot ulang dan gunakan pilihan menu ketiga (Video Safe mode VESA)
3.Bootsplash GARUDA akan ditampilkan di layar. Di tahap ini GARUDA melakukan pendeteksian perangkat keras komputer. Tunggu beberapa saat sampai proses pendeteksian dan pemuatan sistem GARUDA selesai.

NB: Tekan tombol ESC jika ingin mengetahui proses yang sedang dikerjakan di belakang layar. Jika ada kesalahan (misalnya karena proses pembakaran DVD yang tidak sempurna), biasanya pesan kesalahan juga akan ditampilkan disini.
4.Tekan tombol ENTER untuk menggunakan pilihan default layout papan ketik (US Keyboard).
5.Splashscreen GARUDA ditampilkan di layar. Di tahap ini GARUDA mempersiapkan lingkungan kerja untuk desktop.
6.Setelah masuk desktop, GARUDA sudah bisa dipergunakan untuk kegiatan berkomputer.


Jika diperlukan password, berikut password untuk :
* User root, password : root
* user guest, password : guest
Sumber : www.garudaone.com

Selamat menikmati …!!!

Disable Atau Enable Klik Kanan Pada Windows

Disable klik kanan di windows XP adalah salah satu cara agar komputer kita tidak mudah di utak-atik teman atau orang iseng. Caranya mudah saja yaitu dengan masuk ke registry.
•start - run - Regedit
•Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
•Di jendela kosong di bagian sebelah kanan : klik kanan - New - DWORD value - kasih nama NoViewContextMenu

•Klik 2x NoViewContextMenu, isi Value data dengan angka 1.

•Re-start komputer

Untuk kembali ke default awal (enable klik kanan windows XP) maka pada Value data Dword NoViewContextMenu replace angka 1 menjadi 0 atau bisa juga dengan cara men-delete NoViewContextMenu.

Cara Membuat jaringan wireless/nirkabel tanpa router

Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu Anda menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun, di rumah Anda atau di kantor. Namun, kebanyakan jaringan nirkabel menggunakan router nirkabel, yang lumayan mahal. Jika Anda memiliki lebih dari satu komputer, Anda dapat mengkonfigurasi jaringan nirkabel tanpa membeli router nirkabel dan dapatlah kita sedikit menghemat biaya.
Dalam sebuah jaringan nirkabel tradisional, sebuah router nirkabel bertindak sebagai base station, mirip dengan stasiun pangkalan untuk telepon tanpa kabel. Semua komunikasi nirkabel melalui router nirkabel, yang memungkinkan komputer terdekat untuk terhubung ke Internet atau terhubung satu sama lain. jadi dalam hal ini, sebuah komputer dengan wireless cardnya di sulap manjadi router, istilahnya jadi pemancar seperti layaknya router biasa.

Jaringan nirkabel ad hoc cara kerjanya seperti walkie-talkie, karena komputer berkomunikasi langsung dengan satu sama lain. Dengan mengaktifkan Internet Connection Sharing pada salah satu komputer, Anda dapat berbagi akses internet.

jaringan ad hoc tampaknya merupakan alternatif lain tanpa menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:
• Jika komputer yang terhubung ke internet ditutup, semua komputer yang merupakan bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses Internet mereka.
• Untuk menghubungkan ke Internet, komputer harus memiliki sambungan jaringan kabel.
Untuk menghubungkan komputer Anda ke Internet menggunakan jaringan ad hoc nirkabel, ikuti langkah-langkah berikut:
1.Aktifkan Internet Connection Sharing pada komputer yang tersambung ke Internet. Anda dapat melewatkan langkah ini jika Anda tidak perlu mengakses Web.
2.Set up ad hoc jaringan nirkabel pada komputer yang tersambung ke Internet.
3.Tambahkan komputer Anda yang lain ke jaringan nirkabel.
Cara mengaktifkan Internet Connection Sharing
Pada jaringan dengan router nirkabel, router memiliki tugas penting dalam komunikasi antara komputer pada jaringan rumah Anda ke Internet. Pada jaringan ad hoc, Anda harus menetapkan salah satu komputer untuk menggantikan tugas ini. Komputer yang Anda pilih harus memiliki koneksi ke Internet, dan harus ditinggalkan di setiap kali Anda ingin menggunakan komputer Anda yang lain. Akan tetapi jika ingin menghubungkan antara 2 laptop yang memiliki koneksi wireless atau nirkabel, koneksi ke internet yah ngga perlu.
Cara mengatur komputer pertama
Untuk mengatur jaringan nirkabel ad hoc yang memungkinkan komputer untuk berbagi koneksi internet tanpa router
1.Jika diperlukan, pasanglah adapter jaringan nirkabel disetiap komputer.
2.Klik Start, dan kemudian klik Control Panel.
3. Di bawah Pilih kategori, klik Sambungan Jaringan dan Internet.
4. Dibawah ikon kontrol panel, klik Network Connections.
5. Klik kanan koneksi jaringan nirkabel Anda, kemudian klik Properties.
6. Dalam Jaringan Koneksi Nirkabel kotak dialog Properties, klik tab Wireless Networks.
7. Pada tab Jaringan Nirkabel, di bawah jaringan yang dipilih, klik Tambah.
8. Dalam kotak dialog “Wireless network properties” pada tab “Association” masukin nama jaringan ad hoc anda yg disuka dalam kotak “Network name (SSID)” seperti dalam langkah no.10, kali ini kita namakan saja MyHomeNetwork.
9. Perhatikan jangan conteng kotak dialog “The key is provided for me automatically” dan conteng kotak dialog “This is a computer-to-computer (ad hoc) network”.
10. Buat password 13 digit dan ketikan di kedua kotak “Network key” dan “Confirm Network Key”. Untuk keamanan terbaik, masukin kombinasi termasuk huruf, angka, dan tanda baca. Lalu klik OK.

11. Klik OK lagi untuk menyimpan perubahan Anda.

Cara mengatur komputer tambahan / client
Jika komputer yang akan digunakan untuk koneksi ke komputer tadi belum ada adapter wireless atau nirkabel, pasanglah adapter agar bisa menggunakan jaringan wireless atau nirkabel. Windows akan otomatis mendeteksi jaringan yang telah kita buat tadi.

Sekarang caranya menghubungkan komputer Anda ke jaringan nirkabel Anda
Catatan: Langkah-langkah ini berlaku hanya jika Anda menggunakan Windows XP Service Pack 2 (SP2). Jika Anda belum menginstall SP2, kunjungi Microsoft Update untuk menginstalnya sebelum terhubung ke jaringan ad hoc.
1. Klik kanan ikon “Wireless Network” di sudut layar kanan monitor anda, lalu klik “View Available Wireless Networks.”
2. Muncul jendela “Wireless Network Connection” dan menampilkan jaringan nirkabel anda yang terdaftar dengan SSID yang anda pilih tadi, Jika anda tidak dapat melihat SSID anda, klik “Refresh Network List” disudut kiri atas. Klik jaringan anda, lalu klik “Connect” disudut kanan bawah.
3. Windows xp akan meminta anda memasukkan kata kunci, masukkan kata kunci ke kotak “Network key” dan “Confirm network key”, laku klik “Connect”.
Windows xp akan melakukan koneksi ke komputer yang telah kita setting jadi server tadi, setelah terhubung dapatlah anda menutup jendela “Wireless Network Connection “. Untuk melakukan koneksi dengan komputer yang lainnya, ikuti langkah2 tadi diatas. Langkah2 ini juga bisa diterapkan untuk melakukan koneksi antara dua laptop yang ada wifi atau wireless network tanpa memakai router. dan berbagi file atau apa saja.