Lama Ideal Berpacaran Hingga Menikah


Banyak wanita yang menanyakan butuh waktu berapa lama berpacaran hingga akhirnya dilamar. Tentu untuk masuk kejenjang yang lebih serius itu tidak dalam waktu satu atau dua bulan berpacaran, melainkan butuh waktu yang cukup panjang untuk bisa saling mengenal.

Banyak wanita yang merasa mereka telah menemukan pasangan yang tepat dan mapan, namun hingga saat ini sang kekasih belum juga melamarnya. Bahkan mereka yang sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun, belum juga ada tanda-tanda kekasih ingin menikahi mereka.

Sebenarnya tidak masalah menunggu hingga akhirnya dilamar, asalkan sudah saling berkomitmen. Pertanyaannya, sebenarnya berapa lama ideal berpacaran sebelum akhirnya menikah.

Menurut Heather Setrakian, seorang ahli pernikahan dan penulis tentang hubungan di situs Your Tango menyatakan, tidak banyak penelitian tentang panjangnya waktu pacaran sebelum menikah. Beberapa dekade lalu waktu pacaran berkisar 6 - 14 bulan. Menurut Ted Huston, seorang peneliti terkenal mengatakan adanya transisi dalam hubungan. Dalam penelitiannya, ia menyatakan pasangan bahagia menikah setelah mereka berhubungan selama 25 bulan.

Ada juga pasangan yang tidak bahagia. Pasangan yang tidak bahagia dibagi dalam dua grup. Pasangan yang tidak bahagia grup pertama termasuk dalam golongan yang cepat bercerai kurang atau lebih dari tiga tahun. Grup kedua adalah, mereka yang tunangan setelah 9 bulan pacaran dan menikah setelah 18 bulan. Pasangan ini biasanya sampai di ulang tahun pernikahan yang ke-7 sebelum bercerai.

Rata-rata pasangan dalam penelitian Heather, banyak yang memutuskan untuk menikah setalah 2,8 tahun pacaran. Hal tersebut mencerminkan kecenderungan yang tumbuh dalam penundaan pernikahan.

Wes Moore, seorang advokat muda dan penulis buku laris 'Other Wes Moore' memberikan alasan mengapa banyak pria modern saat ini menunda pernikahan. Moore menemukan banyak wanita sekarang mencari pria yang berpendidikan tinggi, memiliki pekerjaan baik, sopan dan siap untuk menjadi suami. Sayangnya jumlah pria yang banyak wanita impikan itu semakin rendah, karena banyak pria merasa mereka tidak cukup baik dan mapan untuk seorang wanita.

Ada lima alasan lain yang membuat pria belum mau melamar. Ini dia lima alasan tersebut, seperti dilansir dari MSN.

1. Masih Ingin Fokus pada Karirnya
Tidak sedikit pria yang lebih memfokuskan dirinya pada pekerjaan sedangkan wanita fokus pada status hubungan. Menurut Lisa Daily, penulis buku 'How to Date Like a Grown-Up', kebanyakan pria ingin merasa aman mengenai prospek karir dan keuangan sebelum akhirnya meminta seorang wanita menjadi istrinya.

2. Takut Merasa Bosan
Sama seperti halnya wanita, pria pun menyukai segala hal yang baru dan misterius. "Banyak pria yang sadar bahwa dia akan hidup lama sekitar 50 hingga 55 tahun dengan wanita yang sama tiap tahunnya," ujar Rizki, 26 tahun.

3. Takut Jika Harus Menyerah pada Mimpinya
"Hal yang paling menakutkan adalah melupakan semua mimpi saya. Saya melihat teman-teman saya menikah, membeli rumah, punya anak dan akhirnya melepaskan impian mereka," ujar Nuno, 31 tahun.

4. Belum Mampu Membeli Cincin
"Pacar saya inginkan cincin yang minimal terbuat dari 1 karat berlian. Saya mulai mencoba mencari pekerjaan baru karena tidak mungkin dengan penghasilan saya sekarang dan yang paling buruk, ia tidak akan selamanya ada di sisi saya," jelas Ichsan, 28 tahun.

5. Takut Pernikahan Bisa Mengubah Anda
"Banyak orang yang mengatakan bahwa wanita akan berubah setelah dia menikah dan kebahagiaan Anda dengannya akan segera hilang bersamaan dengan berakhirnya bulan madu. Wanita akan memiliki penampilan buruk dan banyak melarang," kata Andika, 28 tahun.

Olá! Se você ainda não assinou, assine nosso RSS feed e receba nossas atualizações por email, ou siga nos no Twitter.
Nome: Email:

0 komentar:

Poskan Komentar