Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Azab Neraka Empat Kaum Hawa



Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat Renungan khususnya untuk para wanita…..

Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.
Beliau menjawab,

"Pada malam aku diisra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
"Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.
Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan pentung dari api neraka," kata Nabi.
Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?
*Rasulullah menjawab,

"Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang digantung susunya adalah isteri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa solat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.

*Perempuan yang kepalanya seperti **** dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."
Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.

sumber

Penembakan Misterius di Freeport, 3 Tewas


ilustrasi senjata api

Aksi penembakan oleh orang tak dikenal kembali terjadi di areal PT Freeport Indonesia Timika Papua, Jumat 14 Oktober sekitar pukul 15.45 WIT. Pelaku menembaki mobil Pick Up L300 dengan nomor lambung RP11 yang saat itu sedang berpatroli tepat di Mile 36 Levee Timur.

Dari data yang berhasil dihimpun, posisi mobil datang dari arah Mile 26 ke arah shop Mile 26 di arah kampung Nayaro, Kali Kopi. Mobil itu mengangkut empat orang, di antaranya dua anggota TNI dari Batalyon 754, yakni Serda Eko, Pratu Tobias dan dua anggota security risk manajemen (SRM) PTFI, Deny serta Ronald.

Saat ditemukan, seorang bernama Nasep Risza Rahman (ID.905782 PT Puri Fajar Mandiri) ditemukan tewas dalam keadaaan terbakar bersama mobil patroli. Dua orang lainnya yang hingga kini identitasnya belum diketahui juga ditemukan tewas di luar mobil. Sementara salah seorang anggota TNI juga tertembak di bagian tangan dan kaki.

Tim security yang langsung menuju tempat kejadian, juga mendapat rentetan peluru hingga mengakibatkan seorang satpam dan seorang prajurit TNI terkena tembakan.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen Erfi Triassunu ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penembakan itu. "Saat ini masih dilakukan penyelidikan," singkatnya.

Sementara Juru Bicara Polda Papua, Kombes Wachyono ketika dikonfirmasi mengatakan, tiga orang karyawan Freeport tewas akibat aksi penembakan yang dilakukan orang tak dikenal. "Tiga karyawan Freeport tewas ditempat akibat luka tembak , mobil L300 open kap yang ditumpangi para korban juga dibakar," jelasnya.

Dia menambahkan, saat mobil perusahaan berisi 1 anggota TNI dari Yonif 754 dan seorang security, saat itu hendak menjemput para korban di lokasi kejadian juga ditembaki. Akibatnya anggota TNI terluka di lengan kiri sedangkan security perusahaan tertembak di lengan kiri dan paha kiri. Untung mereka sempat melarikan diri ke Pos Narayo. "Orang tak dikenal itu juga menembaki mobil yang hendak mengevakuasi para korban," singkatnya.

Kondisi ketiga korban yang identitasnya masih dalam penyelidikan, jelas dia, korban pertama luka tembak dikepala tembus dagu. Korban kedua, jari tangan putus dan kepala hancur. Sedangkan korban ketiga masih terbenam di dalam sungai.

Saat ini, sambungnya, sedang dilakukan evakuasi. Tim identifikasi Polres Mimika juga sedang memeriksa identitas para korban yang meninggal. Sementara pelaku yang bertanggung jawab belum bisa diketahui secara pasti. "Pelaku masih dalam lidik tapi yang pasti mereka orang tak dikenal," terangnya.

Peristiwa penembakan dan pembakaran kendaraan di Mile 37 Tanggul Timur jalan menuju Kampung Nayaro Kali Kopi telah terjadi dua kali dalam tahun 2011 ini. April lalu, dua orang petinggi security PT Freeport Indonesia tewas setelah ditembak dan kendaraan yang mereka tumpangi dibakar orang tak dikenal.


Source: 

Menyingkap Misteri Mati Suri


Kilauan cahaya: Banyak diantara mereka yang mengalami mati suri mengatakan bahwa mereka telah menyaksikan pancaran cahaya putih--berwarna-warni keluar dari tubuh mereka. (Alamy)

Apa yang terjadi ketika kita menghadapi kematian? Ini adalah pertanyaan terbesar dalam kehidupan kita.

Meningkatnya jumlah orang yang mengalami mati suri, dilaporkan berkat adanya kemajuan ilmu kedokteran dan bertambahnya resuscitation orang meninggal.

Dan beberapa diantara mereka telah mengungkapkan pengalamannya untuk sekedar berbagi pandangan dari apa yang mereka yakini tentang sebuah dunia di luar kehidupan ini.

Terapis, Mary Jo Rapini adalah salah satu orang yang diwawancarai untuk program Beyond Beleif, ABC News, mengenai pengalaman mati suri yang secara klinis telah dinyatakan meninggal atau berada di ambang kematian.

Ms Rapini, mengatakan bahwa ia mendengar Tuhan menyuruhnya kembali setelah ia menderita aneurisma otak pada 2003. Teringat saat sedang tenggelam dalam cahaya ping, ia terpicu untuk menulis 'Is God Pink?' Dying to Heal.

"Semua itu datang secara tiba-tiba dan saya berada di dalamnya. Saya berada dalam cahaya tersebut dan berada pada suatu wilayah yang sangat indah."

"Ini bukan buatan manusia, sehingga sulit mengungkapnya secara manusiawi namun ruang itu benar-benar indah," ujarnya.

Ms Rapini menyangkal penalaran ilmiah untuk menjelaskan pengalamannya.

"Saya memiliki perasaan yang semuanya masuk akal....Bukan seperti mimpi yang tidak pernah jelas, namun ini sangat jelas," imbuhnya. "Para ilmuwan mengatakan itu mimpi, namun saya katakan berbeda. Bukan itu"

Bukan pengalaman langka

Hal serupa juga dialami Bob Woodruff, ketika ia terluka parah saat perang Irak pada 2006. Setelah mobilnya menabrak improvisasi alat peledak, Mr Woodruff teringat bagaimana tubuhnya mengambang dan melihat cahaya putih beberapa menit saat ia tidak sadarkan diri.

Pendeta Don Piper, dari Pasadena, California, saat sedang melakukan perjalanan, mobilnya hancur dilumat kendaraan roda-18 pada 1989. Paramedis menyatakan ia telah mati.

Sudah tanpa denyut nadi, ujarnya. 90 menit sebelum ia kembali dari kematian, seseorang telah melantunkan nyanyian doa di depan tubuhnya.

"Kemudi menghimpit dada saya dan atap mobil menghimpit kepala saya, jadi tidak ada cara agar anda dapat lolos dari kecelakaan maut itu," ujarnya.

Menurutnya, apa yang ia alami tidak dapat dijelaskan dengan apapun.

Ia mengatakan bahwa ia ingat dengan musik spektakuler dan aroma-aroma yang tak pernah ia cium sebelumnya. Kakek dan sejumlah kerabat yang telah meninggal nampak menyambutnya di sana.

Mereka semua berdiri di depan sebuah gerbang megah, dengan cahaya seiring denyut kehidupan, ujarnya.

Mr Piper, yang mengalami puluhan operasi tulang, harus belajar berjalan lagi. Ia menulis tentang traumanya di New York Times—A True Story of Death and Life.

Bagaimana sesungguhnya mati suri?

Near death experiences (NDE) atau mati suri digambarkan sebagai satu perasaan yang kadang-kadang terjadi ketika seseorang hampir mati atau telah dinyatakan meninggal secara klinis.

Banyak korban selamat melaporkan pengalaman saat keluar dari tubuhnya. Mereka terasa melihat kilatan cahaya, memiliki kesadaran menjelang kematian, bertemu sanak famili yang ditinggalkan dan merasakan ketenangan perasaan serta hilangnya rasa sakit.

Para ilmuwan memiliki pendapat berbeda tentang mengapa mereka mengalami hal itu, yang paling populer disebut 'mati-otak secara hipotesa', di mana ketika otak berada di bawah tekanan, otak akan melepas luapan neuro-chemical yang menciptakan kilatan cahaya, kedamaian dan ketenangan.

Pada April 2010. Sejumlah peneliti dari Slovenia telah melaporkan pasien-pasien jantung yang mengalami mati suri memiliki tingkat karbindioksida jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pasien lain.

Penelitian lain yang dilakukan pada 2009 oleh ilmuwan Universitas Kentucky, menghargai pengalaman mereka.

Mereka berpendapat, korban seringkali mengatakan pengalamannya tidak dapat dijelaskan oleh logika ilmiah.

Ia meyakini bahwa ia telah dikirim kembali untuk menyebar pesan bahwa 'surga adalah tempat yang nyata'.

Hal ini juga dialami oleh bocah duabelas tahun, Colton Burpo, di Nebraska. Ia mengalami mati suri pada usia empat tahun.

Jane Seymour dengan sangat baik menggambarkan pengalaman mati suri dalam wawancara dengan Lary King pada 2005.

Reaksi alergi yang menyebabkan Seymour mengalami shock anafilaksis. Ms Seymour mengatakan ia telah melihat cahaya dan yakin 'itu merupakan entitas spiritual yang lebih besar dari kita'. Meskipun ia mengatakan bahwa ia tidak menganut agama apapun.

Anehnya, mati suri menjadi satu peristiwa yang terus meningkat—dalam satu studi yang dilaporkan oleh Huffington Post, satu dari sepuluh korban serangan jantung dilaporkan dapat mengalaminya. Kemajuan medis telah menyebabkan meningkatnya jumlah resuscitations dalam beberapa tahun terakhir, ujar para ilmuwan.

Apakah NDE bersifat rohani atau ilmiah masih menjadi perdebatan.

Banyak orang berpendapat bahwa perjalanan mereka melewati terowongan gelap, kilatan cahaya, maupun pertemuan dengan kerabat yang sudah meninggal tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Banyak peneliti mengatakan itu adalah pengalaman yang aneh.

Penjelasan yang paling umum adalah 'mati otak', suatu pendapat bahwa ketika otak berada di bawah tekanan, otak akan melepas luapan neuro-chemical yang menciptakan kilatan cahaya, ketenangan dan kedamaian.

Dr. Sam, seorang pakar pada bidang kesadaran dan kematian, telah melakukan studi terbesar mengenai pengalaman mati suri pada 2008 dengan mewawancarai sekitar 1.000 korban yang selamat dari serangan jantung.



Source: 

Komunitas Vampir Jalani Ritual Hisap Darah Di Inggris


anggota komunitas vampir (the sun)

Ratusan orang dengan balutan busana serba hitam kerap terlihat berkumpul di tanah lapang di Inggris. Tampak seperti sekumpulan orang yang hendak menyaksikan festival rock, mereka ternyata komunitas 'vampir' yang bertemu untuk saling menghisap darah.

Mereka berkumpul setiap satu bulan sekali untuk minum darah langsung dari tubuh antaranggota. Gerakan bawah tanah pengisap darah ini telah mencapai 3.000 orang.

Insinyur Pyretta Blaze, 24, mengatakan, acara kumpul-kumpul vampir bulanan itu diawasi kepala vampir yang dikenal dengan sebutan sesepuh. "Dari kecil saya merasa harus minum darah dan mengekspresikan diri sebagai vampir," katanya seperti dikutip dari laman The Sun.

"Saya berharap selalu bisa hadir dalam pertemuan tersebut, sehingga saya dapat menikmati segarnya darah sebagai cadangan untuk satu bulan ke depan," ujarnya.

Para sesepuh yang mengenakan topeng biasanya menyembunyikan identitas mereka, juga memberikan pelajaran di mana dan bagaimana cara aman mengekstrak darah. "Para sesepuh mengajarkan kita bagaimana cara menghisap agar tidak meninggalkan luka parut."

Baginya, bisa menikmati segarnya darah adalah pengalaman yang luar biasa. Ia bahkan merasa seperti benar-benar telah dilahirkan kembali dan merasa lebih bersemangat setelah menenggak darah.

Pyretta mengatakan bahwa orang-orang yang menghadiri pertemuan aneh tersebut telah melalui tes psikologi oleh para sesepuh. Ini dilakukan untuk mengontrol kondisi kesehatan mental dari para anggota. "Hidup sebagai vampir adalah sebuah komitmen yang serius."

"Para Sesepuh perlu mengetahui bahwa orang yang datang ke pertemuan ini bukan hanya anak-anak yang terobsesi pada film. Kami semua sangat serius menggeluti gaya hidup kami dan selalu melibatkan diri dalam ritual ini. Dan menjadi seorang vampir adalah komitmen seumur hidup."

Menurutnya, banyak dari anggota vampir yang datang membawa teman yang telah berkomitmen bahwa mereka harus rela darahnya akan diminum. "Aku punya teman wanita dan saya menikmati darahnya dan dia pun senang memberikan darahnya," katanya.

Menurutnya, darah yang dikonsumsi sangat aman, karena semua orang yang menghadiri ritual tersebut harus memiliki tes infeksi seksual menular, termasuk hepatitis dan HIV. Setiap ritual juga selalu melibatkan perawat atau dokter.

Sepanjang musim panas, para vampir selalu mengadakan pertemuan di tenda-tenda di lahan pertania. Di sana, ada tenda pembersihan untuk sterilisasi peralatan demi menjamin keselamatan pemakai. Peralatan yang dipakai antara lain pisau, silet dan gigi taring keramik yang biasa digunakan untuk mengisap darah.

Sementara selama musim dingin, ritual ini biasanya dilakukan di rumah milik bangsawan. "Sejumlah bangsawan di Inggris juga turut andil menjadi bagian dari kelompok ini."

Pyretta merasa bahwa dia memiliki hasrat untuk minum darah dari usia sepuluh tahun, ketika ia mulai membaca buku tentang ilmu sihir di perpustakaan setempat. "Saya memutuskan sihir adalah sesuatu yang ingin saya ikuti seumur hidup saya."

Pyretta mengatakan, "Kami selalu menghisap darah terutama dari leher, dada, lengan bahu, atau kaki yang disedot menggunakan taring tajam untuk menghisap darah. Hal ini benar-benar membuat saya seperti vampir."




Source:

Terungkap, Penyebab Utama Wafatnya Steve Jobs

Saat tutup usia di rumahnya, inovator teknologi itu ditemani istri dan keluarga terdekat

Pendiri Apple Inc., Steve Jobs, dinyatakan meninggal setelah menderita gangguan pernafasan. Gangguan ini disebabkan oleh tumor pada pankreas, yang muncul terkait penyakit kanker yang telah lama diidap Jobs.



Menurut kantor berita Reuters, 11 Oktober 2011, penyebab kematian Jobs itu terungkap dari surat kematian yang diterbitkan pihak berwenang. Jobs wafat pada 5 Oktober 2011 di usia 56 tahun di rumahnya, yang terletak di Kota Palo Alto, California, sekitar pukul tiga sore waktu setempat.

Pada surat kematian Jobs disebutkan "gangguan pernafasan" yang muncul berkenaan dengan adanya "tumor neuroendokrin pankreas metastatik." Namun, pihak berwenang tidak mengotopsi jenazah Jobs. Saat tutup usia, Jobs ditemani oleh istri dan keluarga terdekat.

Jobs dikenal sebagai wirausahawan cemerlang berkat inovasi produk komputer dan komunikasi, yaitu Macintosh, MacBook, iPhone, iPod, dan iPad. Dia berhasil membawa Apple Inc. menjadi perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Di sisi lain, Jobs bermasalah dengan gangguan kesehatan. Dia tidak mengungkapkan banyak atas penyakit yang dia derita sejak menjalani perawatan kanker pankreas pada 2004. Setelah beberapa kali harus cuti berobat, Jobs mengundurkan diri sebagai Kepala Eksekutif Korporat Apple pada Agustus 2011. Dia saat itu mengaku tidak mampu lagi menjalani tugas sebagai CEO, yang kini diemban oleh Tim Cook.



Source: