Alat Pendeteksi PNS Bolos, Buang-Buang Duitkah?


PNS yang kerap bolos bakal diawasi secara spesial.

Di Malang, PNS yang selama ini diketahui sering bolos dan keluyuran seenaknya di saat jam kerja, kini memperoleh perlakuan 'khusus'. Yakni adanya sistem pengawasan spesial agar ketahuan jika sedang keluyuran pada jam kerja.

Karena itu, anggaran sebesar Rp 500 juta pun disiapkan untuk membeli alat pendeteksi para PNS yang bolos.

Rendra Kresna menyatakan bolosnya PNS itu disebabkan berbagai hal. Selain tidak maksimalnya mesin absensi elektronik, pria yang menjabat sebagai Bupati Malang itu memberikan alasannya.

"Memasukkan 19 digit pin itu butuh waktu, apalagi jumlah PNS mencapai ratusan. Sehingga waktu absensi sangat lama," ujarnya sebagaimana dilansir Republika.co.id Malang.

Rencananya alat pendeteksi PNS bolos itu akan ditempatkan pada masing-masing SKPD dan di 33 kecamatan Pemkab Malang. Diharapkan dengan adanya alat ini, PNS yang berbohong saat jam kerja dengan dalih kunjungan kerja akan ketahuan.

Baca Juga: Kenapa sih banyak orang pengen jadi PNS?

Bagaimana kalau alat itu nantinya tidak digunakan maksimal atau malah uangnya dikorupsi kiri kanan? Bukankah lebih baik mesin absensinya saja yang ditambah? Juga dengan sanksi berat jika ketahuan membolos, misal: pemecatan, yang efek jeranya lebih kerasa.

Ngomong-ngomong berdalih kunjungan kerja, ada tuh figur publik lain yang suka berdalih kunjungan kerja ke LN, padahal tau sendiri kan? Apa perlu juga dibelikan alat pendeteksi?


Source: 
Olá! Se você ainda não assinou, assine nosso RSS feed e receba nossas atualizações por email, ou siga nos no Twitter.
Nome: Email:

0 komentar:

Poskan Komentar