Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Kode Perintah Rahasia di Blackberry


Blackberry saat ini sudah bukan barang langka lagi, dengan fitur dan aplikasi yang lengkap menjadikan smartphone ini semakin digemari oleh para penikmat ponsel-ponsel canggih.

Nah, bagi Anda yang sudah menggunakan Blackberry sebagai perangkat komunikasi dan multimedia Anda, tidak ada salahnya Anda mencoba menggunakan perintah kode-kode yang bisa Anda gunakan untuk mengecek berbagai macam fitur yang ada dalam smartphone ini

Berikut kode-kode perintah rahasia yang bisa digunakan:

•ALT + N M L L = mengetahui kapasitas sinyal bar
•ALT + V A L D = verifikasi Address Book
•ALT + R B L D = merombak Address Book
•ALT + R B V = melihat source code dalam Webpage
•ALT + left Shift + press H = mengetahui info teknis yang ada dalam Blackberry
•* # 0 6 # = mengetahui IMEI yang ada pada Blackberry
•ALT + Right Shift + Delete = mengetahui simulasi kapasitas baterai sudah full
•ALT + L G L G = mengetahui log yang sudah dilakukan dalam Blackberry
•ALT + NUM / Aa / Cap + H = mengetahui Akses Informasi PIN – IMEI – Vendor ID – Free Memory – Versi OS
•M E P D pada Sim Card = mengecek status Blackberry locked atau unlocked
•ALT + Cap / Aa Right + DEL = merestart Blackberry yang sedang nge-hang
sumber

Tips Merebut Pacar Orang



Hhihii... lagi pengen deket sama seseorang ? Trus ternyata si do'i dah punya gandengan ?? Wah.. jadi patah hati, sebel, dan dongkol pastinya. Tapi jangan keburu kecewa dulu. Soalnya ada beberapa tips jitu untuk ngedapetin perhatiannya. Berikut tips nya cara merebut pacar orang ... hehe..

1. Niat
Tentukan tujuanmu dulu. Kenapa kamu pengen mendapatkannya? Apakah dia memang layak untuk diperebutkan? Makanya, kumpulkan informasi tentang dia dulu. Oh iyah, kamu jangan nekat berniat untuk merusak rumah tangga orang lain. Niat aja kalau kamu pengen kenal deket sama tuh cewek, kalau cocok baru di gebet… he-he-he…

2. Kumpulkan Kekuatan
Maksud kekuatan disini adalah kemampuan untuk menjaring perhatiannya. Modal ini mutlak kamu butuhkan. Contohnya, kamu tunjukin sisi kepandaianmu, sisi kecantikanmu, atau kelebihan-kelebihanmu yang lain. Kalau bisa, utamakan kelebihan yang tidak dimiliki cowoknya gebetanmu. Misalnya, tunjukin kelebihan memperbaiki motor di parkiran kampus karena pasangannya nggak bisa ilmu perbengkelan.

3. Pelan Tapi Pasti
Susun rencana seputar cara mendekatinya. Misalnya, gabung dengan ekskul yang dia ikutin, dekati sahabatnya, dan korek informasi dari mereka. Selama pelaksanaan rencana itu, kamu nggak perlu woro-woro ke teman. Semakin sedikit teman yang tau master plan kamu ini, potensi keberhasilan rencanamu semakin tinggi.

4. Hide and Seek
Singkat cerita, dia sudah mulai melirik dan pengen kenal deket sama kamu. Ini pertanda baik. Ajak atau terima tawaran keluar bersamanya. Dengan catatan, kamu musti rela ber-hide and seek. Maklum, kalau sampai ketauan pacarnya kamu bisa dicincang halus. Inilah resiko ngedeketin pasangan orang lain.

5. Tuai Keuntungan
Akhirnya, kamu menjadi TTM ( Teman Tapi Mesra )nya. Reguk berbagai macam keuntungan ketika kamu sudah berada pada tahap ini. Kamu bisa morotin dia. Kamu bisa pinjam semua barang berharganya. Kalau udah cinta, apa-apa rela diberikan dech. Tapi jangan sampai berlebihan. Entar pacar aslinya curiga. Koq barang-barang pacar sudah banyak yang hilang. Nah, nggak mau khan kamu dituduh sebagai pencuri..??

6. Rebut Dia
Akhirnya kamu bosan dengan status TTM ( Teman Tapi Mesra ). Kamu pengen dia mengumumkan bahwa kamu adalah pasangan resminya. Tiba saatnya untuk memaksanya membuat keputusan besar untuk memilih. Pacarnya atau kamu. Kalau dia nggak juga mutusin pasangannya, ancam kalau kamu bakal mengakhiri hubungan. Jangan lupa bilang sama dia, kamu bakal membawa semua barang berharga yang kamu pinjam dari dia alias nggak dibalikin. Tenang aja, kalau semua lancar, dia pasti milih kamu.

7. Pasrah Dech
Segala usaha udah dijalanin, ternyata dia tetep memilih pacar aslinya. Ya udah, kamu musti bertindak sportif. Akui kesetiaannya yang tinggi. Kasih selamat karena dia bisa bertahan dari segala godaanmu. Nggak usah bete. Masih ada target-target lainnya. Lagian, beberapa barang berharganya udah kamu dapetin. Tetap berjuang merebut hati orang lain dengan cara sehat. Jangan asal rebut saja. Demikian tips gimana caranya ngedapetin pacar orang lain. Tips ini tidak 100% akurat, tapi kalo mau dicoba ya silahkan. tidak menjamin akan berhasil dan tidak menanggung jika hasilnya menyimpang alias pacar aslinya ngelabrak kamu loh…!!!
sumber

24 Tips Nyari Cewek Dan Ngajak Kenalan



Bagi beberapa cowok, kenalan dengan cewek itu sangatlah sulit. Termasuk gw. Gw bisa dengan mudah kenalan ama preman di terminal, nongkrong bareng, bahkan sampe maen catur atau gaple segala. Tapi gw bakalan ciut seciut-ciutnya kalo disuruh kenalan dengan cewek.

Hal ini cukup berbahaya. Bagaimana cowok-cowok seperti gw bisa berkembang biak kelak, kalo kenalan dengan cewek aja gak berani? Bukankah tak kenal maka tak sayang? Tak sayang, maka tak cinta? Tak cinta maka gak mungkin menikah? Dan tidak menikah berarti tidak bercinta? Dan tidak bercinta berarti tidak bisa berkembang biak? Ow…. Implikasi dari gak berani kenalan dengan cewek bisa sangat mengerikan! Dalam waktu singkat umat manusia akan punah dari muka bumi!


24 Tips Nyari Cewek Dan Ngajak Kenalan dengan cewek yang mujarab.

Baiklah, segera baca 24 tips cara kenalan dengan cewek yang dijamin sangat mujarab.

1.Datanglah ke jalan Blora Jakarta (deket patung Jendral Sudirman).

2.Beli Dunkin Donuts secukupnya di jalan itu. Usahakan beli beberapa donat yang ukuran kecil.

3.Cari bangunan yang ada tulisan "XTrans" dan berdirilah dengan santai sambil ngerokok

4.sekitar pintu masuknya (Dalam kasus gw, gw ngehabisin 2 batang rokok a mild).

5.Tunggu sampe dateng cewek cantik yang dateng sendirian dan masuk ke dalem

6. (Dalam kasus gw, cewek cantik itu pake kaos item… celana jeans…. rambut sebahu… tinggi sekitar 160 cm… bodi proporsional…).

7.Segera masuk ke dalam, ikutin tu cewek.

8.Curi dengar pembicaraan cewek itu dengan petugas pemesanan tiket. Hapalkan nomor tempat duduk cewek cantik itu.

9.Liat posisi tempat duduk di mobil Xtrans Travel.

10.Segera pesan tiket Xtrans jurusan Jakarta – Bandung… Minta tempat duduk yang bersebelahan dengan cewek itu.

11.Duduk tenang di ruang tunggu.

12.Segera naik mobil kalo udah tiba waktu berangkat.

13.Di perjalanan, bukalah kantong berisi Dunkin Donuts.
Biarkan wanginya menyebar.

14.Makan tu donat.

15.Sapalah si cewek cantik yang duduk di sebelah kita dengan berbasa-basi menawarkan donat.

16.Si cewek pasti menolak dengan halus sambil tersenyum manis.

17.Bukalah kotak donat itu, sehingga donat yang kecil keliatan.

18.Tawarkan donat sekali lagi, pasang muka "kecewa kalo tawaran donatnya ditolak".

19.Dengan sangat terpaksa, si cewek cantik bakal ngambil satu donat yang berukuran kecil.
Selanjutnya, mulailah berbasa-basi dengan bertanya "Kuliah di bandung?", "Kerja dimana?" atau pertanyaan lain yang sejenis.

20.Berusaha untuk terus menjalin obrolan sepanjang perjalanan.

21.Tawarin donat lagi kalo obrolan dirasa mulai menjurus garing.

22.Begitu sampai di bandung, silahkan berbicara begini : "Eh… udah malem ya… Lo laper gak? Gila, gw masih laper nih padahal udah makan donat… Makan malem dulu yuk!"

23.Si cewek cantik sangat mungkin menolak secara halus. Jangan gentar. Segeralah ngomong "Ooh. Ya udah deh, gw makan sendiri aja. Eh, nomor HP lo berapa?". Jangan lupa, pertanyaan terakhir harus diucapkan dengan nada sewajar mungkin, jangan sampe mupeng kita keliatan.

24.It works! Meskipun gak makan malem bareng, tapi kita sudah berhasil kenalan dengan si cewek cantik, dan dapet nomor HP-nya sekalian.

PS : Sambil melakukan tips diatas ada baiknya Berdoa, kamu harus banyak berdoa.Berusaha, kamu harus banyak berusaha. Bercermin, bercerminlah sebelum kamu cari cewek
sumber

Cara Membuat Alat Sederhana Pemberi Sinyal Gempa Bumi Untuk Rumah Anda




Inilah cara membuat Cara Membuat Sinyal/alarm Deteksi Gempa Bumi Dengan Mudah from blak-blakan.com. Pengen tahu gimana cara membuat alarm deteksi gempa bumi sendiri dengan mudah? Ternyata cara membuat alarm gempa bumi lumayan sederhana dan murah lohh. Karena kejadian ato isu gempa di Indonesia kan lumayan banyak, jadi kalo kita punya alarm pendeteksi gempa sendiri pastinya bakal bermanfaat and lebih enjoy..

Bagi yang tinggal di zona gempa bumi sering kali kita merasa ada gempa padahal mungkin disebabkan oleh aktivitas orang lain di samping kita. Sebaliknya, karena begitu sibuk beraktivitas kita tidak sadar saat gempa sudah mulai terjadi. Hmmmm… apa lagi saat kita lagi tidur.

Karena itulah perlu sekali suatu alat yang dapat mendeteksi getaran akibat gempa di rumah untuk selalu siap sedia 24 jam memperingatkan, meyakinkan dan membangunkan kita saat gempa terjadi. Memang sudah ada alarm gempa, tapi pasti harganya sangat mahal dan tidak selalu tersedia di setiap daerah di Indonesia.

Begini cara Membuat alarm deteksi gempa.

Bahan
1. Bell pintu kabel (bukan wireless)
2. Kawat listrik halus (bisa dipakai dari kabel bell pintu)
3. Kawat (saya pakai dia 2 mm) (untuk dibuat ring/cincin)
4. Pipa paralon (PVC) (saya pakai 1,5" x 40 cm) (berguna sbg pelindung dari angin atau binatang seperti cicak)
5. Unting-unting* (yang diharapkan bergerak saat gempa)
6. Paku secukupnya
* alat tukang berguna untuk menentukan posisi vertikal, kadang disebut bandul aka. lot

Alat:
1. Palu
2. Tang
3. Gergaji
4. Lain2 yang diperluka

Tidak harus seperti ini yang penting prinsip kerja alat (bisa disesuaikan dengan bahan-bahan yang ada disekitar rumah).
Prinsip kerjanya sih sama saja dengan menekan bell pintu, hanya saja saklar bell dimodifikasi untuk berbunyi saat goyangan unting menyentuh cincin.

Langkah-langkahnya silakan lihat foto2 dan diagram (tutorialnya pake gambar aja yach saya rasa sudah cukup dimengerti) di bawah ini:


Inilah Bahan-bahannya


Bagian atas paralon tempat penggantung unting-unting




Dah dibungkus dengan kotak

Dengan memakai unting-unting yang berbentuk kerucut terbalik itu, kita bisa mengatur tingkat sensitivitas dari alarm kita dengan menarik atau menurunkan unting. Selain itu unting mempunyai berat yang cukup untuk bergerak saat terjadi goyangan.

Yang perlu diperhatikan:
1. Unting dan kabel berbahan konduktor seperti tembaga, besi dan lain-lain.
2. Unting2 dan kabel penggantungnya harus bergerak bebas dalam pipa PVC maupun pada cincin kawat.
3. Bagian atas maupun bawah PVC dibuatkan kotak untuk antisipasi gangguan angin dll (syukurnya saya punya kotak dari plastik sehingga bisa mengontrol posisi unting tanpa harus membuka kotak).
4. Nada bell jangan sama dengan bell pintu.

Tips
1. Baiknya cari nada seperti lagu, jadi agak lebih panjang.
2. Pakai baterai alkaline supaya lebih awet.
3. Kotak pembungkusnya lebih baik transparan supaya memudahkan pengecekan

Saat gempa di kepulauan Mentawai tanggal 25 Oktober kemaren, berikut gempa2 susulannya alat ini Terbukti BERFUNGSI dengan BAIK!!!

Bagi yang tinggal di zona gempa jangan ditunda, yukkk kita coba bikin sendiri alarm gempa. Mudah-mudahan kita dapat meminimalisir musibah yang mungkin terjadi pada kita dan keluarga.

Supaya Terhindar TILANG Pak Polisi



ujung2nya apa gan?



atau ini?



SEMUA KEMBALI KE DIRI MASING2

CARA UNIVERSAL :
1) minta maaf kalau agan bersalah, jgn NGOTOT/NYOLOT/SONGONG/dsb apalagi NANTANGIN.
2) berusaha yakinkan pak pol-nya kalo agan salah dan gak akan ngulangin kesalahan agan.
3) klo bisa panggil pak pol dengan sebutan yang kira2 enak sesuai umur agan supaya akrab. klo polisinya msh muda, bisa panggil 'bang'. klo dah tua-an dikit panggil 'om/pakde' (tergantung situasi). *sukur2 ga dibilang "emangnya gwe abang lo apa?"

CARA SOK IYE :
4) bilang "wah pak, tilang aja dah.. nanti juga diambil om saya/bapak saya di pengadilan".
5) ngaku2 anak perwira polisi/tni/AL/AU, bilang aja "pak jgn ditilang deh, saya males telpon2 papa saya lagi nih"
6) atau tantangin "mana surat tilangnya pak? bapak lagi dinas nggak nih? nih mana kok gak ada plang razia sih pak?"
7) kalo agan naek mobil, kasih lampu dim/high beam dari jauh, trus klakson 2x.

CARA SESAT (very dangerous) :
8) dari jauh pelan2 (kalo razia), pas agan berhenti.. siap2 tancep gassss.... woeeeeeeeng.
*jangan lakukan kalau motor agan penyakitan, sedikit polisi yang sibuk, jalanan sepi tapi motor polisinya moge semua. dan lebih bahaya kalo naek mobil, tapi di depan macet...

9) dari jauh ngebut, dan mainin lampu dekat/jauh, klakson2. klo bisa pake gaya valentino rossi biar polisi kabur.
*mudah2an gak disambit pentungan yah velg/helm agan

10) blaga bego lurus terus, selonong boooy... biasanya pak pol risih ngadepin orang model gini
*berdoalah semoga pasal2 kesalahan agan gak ditambah dengan "orang buta kok nyetir"


CARA MELAS : 11) memelas dan akting lah sebisa mungkin, terkadang bohong ada gunanya tapi inget karma klo aktingnya lebay.
contohnya : "pak maap pak, iya saya salah pak tapi jgn ditilang pleaseee, saya janji besok saya ga ngulangin lagi. saya mahasiswa, mahasiswa mana ada duitnya sih pak. ngekost pula pak.... duit dikirim sebulan sekali, iya itu klo dikirim pak, klo ortu saya lagi pikun, saya kejet2 ngutang sana-sini pak. tolong lah paaak, jgn dipersulit... saya janji paak, besok saya benerin kesalahan saya"
*sukur2 pak pol-nya mau denger dan gak dengerin sambil korek2 kuping dan ngupil

12) memelaslah layaknya pengemis "pak, ini motor temen saya pak.... sebenernya temen saya tukang ojek, karena kasian saya ga punya uang, jadinya ni motor ga dikenain bayaran ke saya. soalnya dia tau pak saya ga punya uang, makanya gratis. klo saya tau motor ini ga lengkap, saya mending naik bis pak tadi. plis pak jgn ditilang "
*berdoalah supaya pak pol tidak menyangka agan-lah yang tukang ojek

13) blaga bego, lurus teruuuusss.... kalo ditarik n ketangkep .. . alibi aja "maap pak ngelamun, mikirin istri saya udah masak apa belum, anak saya udah makan apa belum, saya pusing pak... mana bensin juga cukup buat pulang doang, besok kerja ongkos darimana saya bingung..."
*mudah2an polisinya ga ngomong "sama saya juga"

CARA SAKTI :
14) kalo keluarga angkatan/polisi pasti tau lah kode-kodenya. klo temen2 ane sih biasanya tinggal bilang "maaf pak, saya *************", biasanya pak pol langsung "oh ya silakan / lain kali hati2"
*ati2, jgn ngaku2 ato belaga gila. bisa2 disuruh push-up klo ktauan ga bener. ato disuruh dorong motor/mobil sampe pos polisi terdekat

PESAN TS :
- kalau agan warganegara yang baik, jika salah mengakulah salah.
- jika agan warganegara yang tidak setuju dengan korupsi, suka memaki2 anggota dewan korupsi, polisi korupsi, dll korupsi, mulailah dari agan sendiri untuk tidak melakukan 'aksi damai' terhadap polisi ketika agan akan ditilang.
- bayarlah sesuai peraturan dan tempatnya(pengadilan/transfer).
- kalau agan salah satu warganegara yang lagi buru2, ga mau repot, banyak uang, peduli setan, dsb... semua kembali ke diri masing2

Gluten-Free Thanksgiving Recipes & Tips 2011

Gluten-Free Thanksgiving Recipes and Tips


The Big T. Thanksgiving. Nothing sends shivers of trepidation up a gluten-free or dairy-free girl's spine like the mental image of Grandma's sage pungent white bread dressing or shimmying slabs of Aunt Ida's pumpkin pie. It's a butter and wheat flour gorge fest with danger at every turn. The gruesome gut-twisting threat of thirty-six hours chugging Pepto Bismol is poised to strike on every holiday decorated plate- jovial forkfuls of tradition and conviviality aside.

It can be a nightmare.

Continue reading

Cara Ampuh Menghilakan Bekas Cupang



Saking antusiasnya, sering kali bekas ciuman di leher menciptakan bekas yang tampak jelas danmengganggu penampilan Anda. Ketimbang Anda kesulitan menutupinya dengan syal atau baju berkerah tinggi, atasi saja dengan trik ini.

Ciuman yang begitu antusias memang bisa melahirkan bekas gigitan yang kentara di bagian leher. Parahnya, bekas tersebut tidak bisa langsung hilang sekejab jika tak diatasi dengan segera. Alhasil, acara mengenakan busana dress dengan V-neck yang memerlihatkan keseksian leher Anda pun urung dilakukan.

Sebelum hal tersebut melanda Anda, Idiva memberikan tip untuk menghilangkan bekas "cupang" di leher dan meredakan rasa nyeri yang dihasilkan olehnya.

- Bubuhkan kompres dingin pada bekas "cupang" sesegera mungkin. Gunakan gerakan memutar dan memijat di sekitar daerah tersebut sambil memberikan tekanan ringan. Jangan menekan terlalu keras karena hanya akan memperburuk keadaan bekas gigitan tersebut. Agar lebih maksimal, simpanlah benda logam dalam freezer beberapa saat dan kemudian letakkan di atas bagian cupang tersebut sambil dipijat-pijat. Jika tidak memiliki logam, bubuhkan es batu di atasnya sehingga rasa nyeri cepat mereda.

- Jika dalam waktu 48 jam bekas gigitan tersebut tidak menghilang, lanjutkan dengan kompres hangat. Ini akan membatu mengurangi rasa sakit dan timbulnya bengkak di leher. Rasa hangat yang dialirkan kompres akan membuat darah mengalir dengan lancar, sehingga nyeri di leher pun segera menghilang.

- Pijat bekas gigitan dengan membubuhkan vitamin E. Hal ini akan sedikit membantu bekas gigitan tersebut tampak membesar.

- Pilih concealor ringan yang senada dengan warna kulit untuk membantu menyamarkan bekas gigitan tersebut. Oleskan pada bagian bekas "cupang" dan daerah sekitarnya, sehingga warna merah bekas gigitan akan sedikit memudar.

- Jika semua usaha di atas telah dilakukan dan bekas gigitan di leher masih tampak, kemeja berleher tinggi menjadi harapan terakhir yang dapat menyelamatkan penampilan Anda.

Tips Bagi Yang Suka Minum,Agar Tidak Mabuk

Minuman keras seperti bir, vodka, gin, martini atau campurannya bisa membuat seseorang mabuk dan hilang kendali karena orang cenderung minum lebih banyak banyak dari jumlah yang dipikirkannya.




"Mabuk bisa menyebabkan kerusakan otak, karenanya seseorang harus merencanakan minuman apa yang ingin dikonsumsinya dan jangan terbawa arus," ujar Dr Aaron Michelfelder dari Loyola University Stritch School of Medicine di Chicago, seperti dikutip dari AOLHealth, Senin (3/1/2011).

Michelfelder menuturkan selama ini masyarakat berpikir minum kopi bisa mengatasi mabuk, padahal kenyataannya tidak. Kopi mungkin bisa membuat seseorang merasa lebih terjaga, tapi ia tidak mengubah atau mengatasi efek dari mabuk.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi mabuk, yaitu:

Zink dan vitamin B
Enzim di dalam hati bisa mengubah alkohol menjadi asetaldehida, yaitu zat yang menyebabkan wajah memerah, sakit kepala dan mual yang merupakan efek dari mabuk. Untuk mendetoksifikasi alkohol ini, enzim hati memerlukan mineral zink (seng) dan vitamin B terutama B1. Karenanya orang yang sering mengonsumsi alkohol akan rentan terkena kerusakan hati.

Jangan lupa untuk mengonsumsi air putih yang cukup
Dehidrasi merupakan salah satu efek samping utama dari mabuk. Karenanya jika seseorang habis minum, maka setelah sampai di rumah segeralah minum 500 ml air kelapa atau air putih. Cairan ini akan membantu menghidrasi tubuh serta meningkatkan jumlah elektrolit dan kadar glukosa dalam darah.

Usahakan perut sudah terisi sebelum minum
Mengonsumsi makanan bergizi sebelum pergi ke pesta atau mengonsumsi alkohol akan sangat berguna, karena makanan di perut akan memperlambat penyerapan alkohol oleh tubuh.

Minum campuran wortel, bit, jahe dan lemon
Buah bit, wortel, jahe dan lemon adalah bahan-bahan yang baik untuk hati, sebagai terapi dan juga untuk mengurangi efek mabuk. Cobalah mencampurkan 3 wortel, bit, setengah cm jahe dan setengah cangkir lemon. Minumlah satu gelas sehari campuran tersebut.

Melakukan olahraga
Olahraga berat seperti cardio bisa membantu memompa darah yang membuat tubuh lebih cepat mensirkulasikan darah melalui ginjal dan hati. Hal ini akan membuat tubuh semakin cepat mengeluarkan alkohol dari dalam sistem.


sumber

8 Cara Untuk Menghargai Diri Sendiri

Seberapa besar Anda menghargai diri sendiri? Jika belum, ambillah waktu sebentar dan lakukan sesuatu yang baik untuk diri sendiri.



1. Sediakan waktu. Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.

2. Lakukan sesuatu yang baik untuk tubuh. Memang mudah mengabaikan kesakitan yangrasakan tubuh dan lupa untuk mengurus diri sendiri. Cobalah berendam di air panas yangcampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan.

3. Buat diri sendiri merasa nyaman. Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain.

4. Pergi ke dunia lain. Caranya adalah dengan membaca buku, menonton film, atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.

5. Melakukan sesuatu yang konyol. Ini akan membawa keluar jiwa kanak-kanak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan atau otopet.

6. Cuti sehari. Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.

7. Jalan-jalan di tengah alam terbuka. Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.

8. Melakukan sesuatu yang sudah lama ingin Anda kerjakan. Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.


Source: 

12 Tips Biar Kepribadian Agan Berkembang!!!

Pikiran ibarat pisau. Dia adalah alat yang mesti diasah secara berkala untuk memaksimalkan potensinya. Pikiran bisa berkembang terus-menerus sepanjang hidup. Pemahaman pun demikian juga, apa yang kita pahami sebagai sesuatu yang benar mungkin suatu saat tidak terlalu benar. Sebab, kita telah menemukan pemahaman yang lebih benar. Misalnya, pemahaman seorang anak tentang segala sesuatu. Ketika dewasa pemahaman tentang segala sesuatu semestinya juga turut berkembang, kian dewasa, makin matang.

Namun, kadang ada beberapa pemahaman kita yang masih ketinggalan. Takut atau jijik terhadap cicak misalnya, boleh jadi itu sejatinya peninggalan pemahaman kanak-kanak yang masih tertanam di alam bawah sadar. Untuk mengatasinya, berikut ini ada 25 tip seadanya deh untuk mengembangkan otak (pemahaman) Anda:



1. Lakukan Apa Yang Paling Anda Takuti
Maksudnya, hal yang akan mengubah pikiran Anda lebih cepat dari apa pun adalah dengan menghadapi ketakutan Anda sendiri. Kalau takut mati bagaimana? Yah, ya jangan lalu bunuh diri. Ini tentang mengatasi rasa takut melakukan sesuatu yang wajar.

contoh : agan takut ama kucing, padahal orang lain biasa aja tuh ama kucing

2. Pahami Diri
Banyak orang mengalami kesulitan untuk memahami dirinya sendiri. Berdayakan pikiran untuk menganalisis dan berintrospeksi tentang segala hal yang akan atau sudah Anda lakukan.

3. Berhenti Bicara
Ada kalanya kita mesti diam sejenak, tidak melulu membicarakan orang atau hal lain di luar diri. Dengan begitu pikiran akan mengarah ke dalam dan kita bisa mulai mengenal diri sendiri. Berhenti bicara juga artinya mulai mendengar dan menyimak omongan orang lain. Hal ini bila dilatih dapat mengembangkan pemahanan kita terhadap orang lain. Orang lebih membuka diri bila kita biarkan dia menjelaskan tentang dirinya secara tuntas.

4. Perkuat Kekuatan Yang Sudah Ada
Kadang-kadang kita terlalu fokus untuk berusaha menutupi kelemahan atau kesalahan kita. Padahal lebih penting untuk berkonsentrasi untuk memperkuat kelebihan yang kita punya.

5. Nonton Pameran Seni
Anda mungkin tak terlalu menghargai seni ataupun berpartisipasi di dalamnya. Tapi, sekadar menonton lukisan atau patung dapat membuat Anda lebih memahami orang lain, yang dalam hal ini menuangkan pemikirannya dalam karya seni. Meski cuma sekilas tapi kita bisa mengamati dan mengambil pelajaran dari apa yang terjadi dalam pikiran orang lain.

6. Berikan Sesuatu Tanpa Kepentingan
Menyumbang pembuat perangkat lunak gratisan di internet atau pengemis di jalan lebih besar dari biasanya. Lakukan hal itu tanpa ada kepentingan apa-apa, walau itu berharap pahala sekalipun. Anda akan mengajari pikiran supaya ikhlas, terbebas dari gagasan materialisme atau gagasan bahwa memberi itu harus berharap ada yang kembali.

7. Baca Buku Penulis Yang Dibenci
Membaca buku yang ditulis oleh penulis yang tidak disukai membuka kesempatan untuk menguji pengendalian pikiran kita sendiri. Ini memungkinkan kita melihat sisi lain, pemikiran yang mungkin kontras atau bertolak belakang dengan kita. Tiap orang semestinya punya sisi positif. Cobalah cari dari si penulis.

8. Ada Harapan dan Tujuan
Jika orang bekerja untuk mencapai tujuan tapi tanpa harapan, dia tak akan peduli dengan hasil pekerjaannya. Bila orang sudah tak peduli dengan hasil, maka dia tak bisa diharapkan.

9. Bersyukur
Tak semua hal dari apa yang kita cintai dan miliki adalah lantaran hasil pengharapan atau upaya sendiri. Bahkan, mungkin sebagian datang begitu saja. Maka, luangkan waktu setiap hari untuk bersyukur atas hal-hal baik yang kita punya dalam hidup.

10. Lakukan Hal Yang Baik Diam-diam
Manusia cenderung ingin dipuji dan karenanya kita biasanya memberitahu orang lain tentang perbuatan baik kita, tapi menyembunyikan yang tidak terlalu baik. Cobalah sesekali berbuat atas dasar kepedulian saja, tidak lebih, dan jangan beritahu teman, pacar, maupun keluarga.

11. Berbagi Keterampilan
Kadang orang yang paling terampil atau ahli dalam suatu bidang adalah yang paling pelit berbagi. Padahal, ketika berbagi pengetahuan atau ketrampilan, Anda tak hanya menjadi punya kekuatan untuk membantu orang lain, tapi juga otomatis meningkatkan keterampilan sendiri. Sebab, dari berbagi itu biasanya timbul pertanyan dan mengarah pada munculnya pemahaman yang mungkin belum kita punya sebelumnya.

12. Memaafkan
Kadang perilaku kita tak mencerminkan pemikiran atau bahkan karakter kita sendiri. Istilahnya khilaf atau sedang stres. Cobalah terus mengingatkan diri sendiri bahwa ketika orang lain bertingkah menyebalkan, mungkin dia juga sedang stres. Tapi kalau terus-terusan mungkin orang itu butuh bantuan psikolog atau psikiater.




Source: 

TIPS DIET CARA CEPAT KURUS SEHAT Diet Tepat Untuk Remaja Gemuk Mudah dan Alami

FOTO REMAJA LANGSING Cara Cepat Kurus Efektif dan Sehat Tips Diet Cara Cepat Kurus Sehat Diet Tepat Untuk Remaja Gemuk Mudah Dan Alami. Bagaimana cara cepat kurus tapi badan tetap sehat dan segar. Tidak sedikit remaja yang mengalami kegemukan (obesitas) yang bisa menjadi faktor risiko berbagai penyakit berbahaya. Namun di usianya yang masih muda, remaja sebaiknya tidak melakukan diet yang ketat. Bagaimana cara diet yang baik untuk remaja agar cepat kurus sehat dan langsing? Lihat Tips langsing cara cepat kurus langsing sehat tanpa harus diet dan olahraga dan Daftar Merek Susu Formula Aman Terbaru BPOM Tidak Berbakteri Enterobacter Sakazakii.

Gemuk di usia remaja bisa berrisiko penyakit jantung, diabetes dan penyakit metabolisme lainnya. Tapi remaja juga tidak boleh sembarangan melakukan diet ketat karena tubuhnya masih memerlukan banyak nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Beberapa kegiatan rutin dan trik menurunkan berat badan berikut dapat diterapkan pada remaja, seperti dilansir Livestrong. Tips cara cepat kurus tetap sehat dan langsing:

1. Batasi waktu menonton TV dan video game, ganti permainan gerak fisik
Remaja yang gemuk biasanya menghabiskan lebih banyak waktu di depan televisi atau bermain video game. Waktu tersebut sebenarnya bisa dialihkan untuk permainan atau olahraga yang melibatkan gerakan fisik, seperti lompat tali, basket, sepakbola, kasti atau permainan.

Cara ini bisa menurunkan berat badan remaja tanpa membuatnya kekurangan nutrisi dan waktu untuk bermain.

2. Jauhkan minuman bersoda
Minuman soda juga menjadi salah satu pemicu meningkatkan jumlah remaja yang mengalami kegemukan. Soda mengandung banyak gula dan lebih dari 100 kalori per porsi dan remaja bisa minum 3 atau 4 kali soda per hari.

Untuk menurunkan berat badan remaja, segera jauhkan minuman bersoda darinya. Ajarkannya putra putri remaja Anda untuk banyak minum air putih minimal 8 gelas per hari (2 liter) atau minuman yang tidak banyak mengandung gula pasir.

3. Gunakan piring kecil saat makan
Saat menghabiskan makanan yang ada di piring, otak akan mengirimkan sinyal bahwa perut sudah kenyang. Jadi makan di piring yang lebih kecil akan memberi isyarat visual ke otak bahwa Anda sudah kenyang dengan sepiring penuh makanan. Hal ini juga bisa diterapkan pada remaja.

4. Beri tantangan
Kebanyakan remaja paling suka dengan tantangan dan hal itu juga bisa digunakan sebagai cara untuk menurunkan berat badan. Tantang remaja untuk tidak makan junk food, soda atau makanan kalori tinggi dan menggantinya dengan makanan sehat. Jika ia berhasil melakukannya berilah penghargaan yang juga berjuga bagi kesehatannya, seperti jalan-jalan atau melakukan outbond bersama keluarga. detik.com

Tips Diet, Cara Cepat Kurus Sehat, Kiat Diet Tepat Untuk Remaja Gemuk, Diet Remaja, Tips Diet Mudah Dan Alami, Cara Langsing, Tips Langsing, Diet Langsing, Tips Cepat Langsing, Cara Langsing Alami, Langsing Dengan Cepat, Cara Untuk Langsing, Resep Langsing Proporsinal, Cara Membentuk Tubuh Ideal

CARA DETEKSI PENYAKIT LEWAT KUKU Cek Warna Bentuk Jari Kuku Untuk Mendeteksi Penyakit

Cara Deteksi Penyakit Lewat Kuku Cek Warna dan Bentuk Jari Kuku Untuk Mendeteksi Penyakit. Tip cara deteksi penyakit lewat jari kuku ini untuk melengkapi artikel sebelumnya Tips cara mendeteksi penyakit dengan mengamati jari kuku tangan. Lihat juga Skuad XI Liga Champions 11 Pemain Terbaik Liga Champions Versi UEFA. Saya yakin jari kuku pemain sepakbola ga ada yang bersih ya :) Atau justru sebaliknya sehat indah dan terawat.

Anda bisa kembali menggunakan cara tradisional untuk melihat suatu penyakit yang bersarang dalam tubuh Anda.

Sebuah studi menyebutkan warna kuku bisa menjadi akternatif untuk mengetahui penyakit apa yang sedang Anda derita sebelum memutuskan untuk berkunjung ke dokter.

Seperti dikutip dari Aolheath, setiap orang memiliki tipe kuku berbeda, mulai dari tekstur, warna hingga kekuatannya. Dan setiap jenis kuku memiliki arti tersendiri, terutama dalam kaitannya dengan jenis penyakit.

Deteksi Penyakit Lewat Kuku

FAAD dari American Academy of Dermatology (AAD), Andrea Cambio, MD mengatakan, kuku adalah jendela ke dalam tubuh seseorang. Melalui kuku dapat terlihat kemungkinan penyakit apa saja yang sedang berproses dalam tubuh.

Nah, intip kondisi kesehatan deteksi penyakit melalui bentuk dan warna kuku Anda.

Kuku kuning

Salah satu penyebab paling umum kuku berwarna kuning adalah infeksi jamur. Semakin memburuknya infeksi bisa membuat kuku tidak tumbuh sehat, menebal, dan rapuh. Kuku kuning juga menunjukan kondisi lebih serius seperti penyakit tiroid parah, paru-paru, diabetes, atau psoriasis.

Kuku bengkak dan terlipat

Jika kulit di sekitar kuku terlihat merah dan bengkak, ini dikenal sebagai peradangan yang menunjukan adanya penyakit lupus dan gangguan jaringan ikat.

Garis hitam

Periksakan segera jika ada garis hitam di kuku Anda. Ini terkait gejala melanoma atau yang dikenal dengan kanker kulit dari jenis yang paling berbahaya.

Menggigit kuku

Menggigit kuku mungkin buat Anda hanyalah kebiasaan. Padahal ini sangat mungkin menandakan kecemasan yang berlebihan dan membutuhkan pengobatan karena menderita gangguan obsesif-kompulsif. Jadi, jika Anda tidak bisa berhenti, ada baiknya berdiskusi dengan dokter Anda.

Kuku kebiruan

Kuku berwarna kebiruan menandakan tubuh tidak mendapatkan oksigen cukup. Ini mengindikasikan adanya infeksi di paru-paru seperti pneumonia. Jika hanya sedikit kebiruan di ujung bawah kuku bisa juga menandakan diabetes.

Kuku pucat

Kuku berwarna pucat atau cenderung berwarna putih kadang-kadang terkait penuaan. Tetatpi ada empat penyakit serius yang mungkin saja ditandai dengan kuku berwarna pucat ini, misalnya, anemia, gagal jantung, pengidap penyakit hati atau juga gizi yang buruk.

Kuku putih

Jika kuku berwarna putih dengan ujung atas berwarna gelap mengindikasikan adanya masalah pada hati seperti hepatitis.

Kuku kasar

Jika permukaan kuku berkerut dan berbunyi jika diadu ini merupakan tanda awal dari psoriasis atau inflamasi arthritis. Perubahan warna kuku dapat terlihat merah kecokelatan.

Kuku retak

Kuku terlihat kering, rapuh dan sering retak telah lama dikaitkan dengan penyakit tiroid. Jika membelah dan berwarna kuning ada kemungkinan ini karena infeksi jamur.


Cara Deteksi Penyakit Lewat Kuku, Cara Mendeteksi Penyakit Alami, Cek Penyakit Lewat Warna Bentuk Jari Kuku, Tip Cepat Mendeteksi Penyakit, Tips Kesehatan Alami, Ciri Jari Kuku Sehat, Kiat Menjaga Kesehatan Jari Kuku Tangan

Sugar Blues? Gluten-free Baking Without Sugar

 Three alternatives to refined white sugar in vegan baking: raw agave nectar, organic brown sugar crystals and unrefined organic cane sugar
Baking gluten-free without sugar: substitutions and tips.

An increasing number of comments and questions have revolved around sugar as a sweetener and how to substitute it in gluten-free baking. I thought the subject sweet enough to deserve its own post.

And since I recently started a sugar detox (I'm on day six sugar-free-, Darlings-- completely- no sweetener except a pinch of the herb stevia in my tea and smoothies), I thought it might be appropriate to refresh this post and bring it forward.

More to come on my sugar detox- soon.

Continue reading

TIPS CARA MENGHINDARI ULAT BULU Mengobati Serangan Ulat Bulu Hama Beracun Bikin Gatal Alergi dan Bengkak

FOTO ULAT BULU SERANGAN HAMA ULAT BULU BERACUN INDONESIA Tips Cara Menghindari Ulat Bulu Mengobati Serangan Ulat Bulu Hama Beracun Bikin Gatal Alergi Dan Bengkak. Wabah ulat bulu di wilayah Indonesia semakin berbahaya. Geli, gatal, kemerahan dan perih adalah reaksi yang ditimbulkan bila Anda menyentuh atau terkena ulat bulu yang beracun. Lantas bagaimana cara menghindari dan mengobati serangan ulat bulu? Lihat Tehnik Cuci Otak Sugesti Lowball Modus Kejahatan Tehnik Pencucian Otak Patut Diwaspadai dan Hasil Liga Champions 2011 Leg 2 Lengkap Skor Akhir Jadwal Semifinal Liga Champions 2011/2012 Champions League.

Ulat diketahui tidak memiliki sengat layaknya lebah, tetapi ada beberapa spesies yang bisa menimbulkan reaksi gatal, kesemutan bahkan alergi parah bila menyentuh ulat bulu. Hal ini karena beberapa spesies ulat memiliki bulu yang mengandung racun sehingga dapat menimbulkan reaksi gatal dan alergi bagi beberapa orang.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk cara menghindari serangan ulat bulu, seperti dilansir Ehow:

1. Menyemprotkan insektisida di pagi hari
Menyemprotkan langsung insektisida pada sarangnya di dedaunan dan tanaman mampu mengontrol serangan ulat bulu dengan cepat. Pagi hari adalah waktu yang terbaik, saat ulat-ulat berjemur di bawah sinar matahari.

2. Gunakan Bacillus thuringiensis (Bt)
Bacillus thuringiensis adalah pestisida alami berupa bakteri yang tergolong patogen fakultatif dan dapat hidup di daun tanaman maupun pada tanah. Bakteri ini bisa menghasilkan protein yang bersifat toksin (racun) sehingga bisa mematikan serangga. Jenis pengendalian ini dirancang tidak hanya untuk mengendalikan ulat tetapi juga akan mematikan ulat.

3. Buang daun yang menjadi sarang telur ulat
Telur ulat akan terlihat jelas pada dedaunan. Jika Anda menemukannya, buang atau kubur daun yang berisi telur ulat tersebut ke tanah. Sebaiknya dilakukan di pagi atau sore hari, yaitu ketika sebagian ulat masih berada di sarang. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan untuk menghindari terkena bulu ulat yang beracun.

Namun bila Anda terlanjur menyentuh atau terkena ulat bulu, maka segera lakukan tindakan pengobatan. Berikut in cara mengobati serangan ulat bulu beracun:

1. Hilangkan bulu ulat yang melekat di kulit
Hilangkan bulu ulat uang menempel pada kulit dengan menggunakan kertas, sarung tangan atau selotip. Hilangkan bulu-bulu tersebut secepat mungkin sebelum menyebar ke bagian tubuh lain.

2. Cuci bagian yang terkena bulu
Gunakan air panas atau cuci dengan air dan sabun untuk membantu menghilangkan racun ulat bulu yang tersisa.

3. Usap dengan garam
Usapkan garam dan gosokkan selama 5 menit pada daerah yang terkena bulu untuk menghilangkan sisa bulu dan racun yang tidak hilang saat dicuci.

4. Gunakan minyak kelapa atau batu es
Gunakan minyak kelapa murni (virgin coconut oil) atau batu es untuk membantu mengobati pembengkakan dan nyeri akibat racun ulat bulu. Bila reaksi pembengkakan berlanjut, segera hubungi dokter karena hal ini bisa menjadi reaksi alergi yang serius.

5. Jangan digaruk
Tahan keinginan untuk menggaruk daerah kulit yang gatal akibat racun ulat bulu. Hal ini bisa menimbulkan luka yang bisa menyebabkan infeksi pada kulit. Sebaiknya gunakan krim atau lotion yang bisa mengurangi reaksi gatal karena gigitan serangga. detik.com

Tips Cara Menghindari Ulat Bulu, Cara Mengobati Serangan Ulat Bulu, Dampak Hama Ulat Bikin Gatal, Akibat Alergi Ulat Bulu, Cara Membasmi Ulat Bulu, Video Serangan Ulat Bulu, Youtube Ulat Bulu Beracun Indonesia, Serangan Ulat Bulut Jakarta Jawa Timur Bali Tangerang Malang

Mediterranean Diet Recipes


Mediterranean diet ingredients are fresh, whole, and healthy.

In the spirit of celebrating a fresh, clean start as we hit the reset button and bid farewell to the crusty, ragged year of 2010, I've been contemplating the gentle art of detox, and browsing my Mediterranean Diet friendly recipes (longtime readers may recall I lost the twenty pounds I gained after breaking my hip with a Mediterranean Diet approach to cooking). It was then I decided to gather and share all my Mediterranean inspired recipes in a single reference post. Not only for my own convenience. I hoped you, too, might discover some delicious new recipes -- and perhaps, a few tempting favorites you may have forgotten.

It's post-holiday indulgence, after all. Time to sober up and face the fall-out of all those cookies. The pumpkin bread. That pie! (Have you looked in the mirror lately -- naked? Have you zipped up your favorite pair of skinny jeans since Christmas? Did you have to lay down on the bed to do it?) If you are over a certain age, you might find what I found. 

A little extra to grab onto. 

This doesn't make me happy. I know, I know. I'm supposed to love myself no matter what. I'm supposed to be happy with my shape -- no matter what. I should embrace my extra roll of tummy fat and make peace with it, right? But the dirty little truth is, I don't like the extra weight. Even if it's only five pounds. It makes me feel sluggish and dull. And no amount of post-feminist self esteem rationalizing is going to fire up my enthusiasm for feeling like a stuffed sausage when I yank on my jeans. I like feeling light. Trim. Fit.

So it's time to pinch Doris and tell her to skedaddle. It's time for detoxing from all the sugar. It's time to get real and shape up. Get moving.

Maybe these Mediterranean Diet recipes will inspire. Who's with me?

Continue reading

Cupcakes and Baking and Why You Need an Oven Thermometer

Before you bake these cupcakes, get an oven thermometer.

I attempted my first baking recipe yesterday. In the new apartment, that is. The kitchen is new, not the baker. I've been around the block a time or two when it comes to batter and dough (so if you're new to the blog, Darling, don't panic- I've got armloads of gluten-free recipes waiting for your brilliance to coax them to life). See that sparkling little cupcake gem above? Try it's zesty orangeness on for size. Because the recipe I was developing for you... Well. 

It failed. 

What was it? you idly wonder. Zucchini bread. A bread that should have been moist and tender and bursting with juicy bits of zucchini. A perennial August favorite I haven't sunk my teeth into since going gluten-free nine years ago. So I was due.

What happened?

Here's the thing. The thing I have to share with you that could change your gluten-free baking life. The back story: the stove is new. As in brand spanking new. No gluten has ever darkened it's white enamel door (a psychological plus). And it's a gas stove (heats quickly, super efficient). So what I am about to tell you may surprise you.

The oven temperature was off. As in way off.

How do I know? I had an inkling. I bought an oven thermometer. I installed it. And I set the oven temperature to 350 degrees F. When the preheat light went off I opened the oven door. It read 400 cussing degrees.


Continue reading

Love & Kisses: My (Sexy!) Gluten-Free Food List

Chocolate is forever a Valentine's Day favorite.

Valentine's Day is looming. A dicey day for those of us who need to live gluten-free. In spite of our pragmatism and gritty resolve to stay healthy, we crave our romance, too. We celebrate love (in all its multitudinous incarnations, right?). We champion Love (sexy) over Fear (not sexy). Now more than ever.

So don't worry, Darling. I've got your back.

Cooking is not only about nutrition, health and nourishment, it's a sensual experience- if done with gentle attention, generous attitude and love. Is there a cook among us who doesn't understand the seductive power of a meal stirred with lust- er, affection? It’s no accident that our Bubbes and grandmothers instructed us with the well-buttered axiom, “The way to a man’s heart is through his stomach.” Olfactory studies reveal that men prefer culinary over floral fragrances. I kid you not.

The two sexiest scents according to men submitting to a blind sniff-off?

Pumpkin pie and vanilla.

I'm not kidding. Pie is sexy. So with the delicate art of seduction in mind, I thought I'd share a short list of goddess approved Love Foods to inspire us all. Because it's all about love, Babycakes. And if, by fate or chance, you happen to be sans a honey this particular V-day season, consider treating yourself to a gorgeous meal. True love begins at home, I always say.



Continue reading

Cooking & Baking Gluten-Free: Tips from Karina

Gluten-free baking made easy with tips from Karina.

Cooking and Baking Gluten-Free
Tips from a Gluten-Free Goddess
by Karina Allrich

New to this whole gluten-free thing? Not sure how to substitute the wheat flour in a favorite recipe? Need to cook without additional problematic ingredients– such as milk or soy? This article is for you, Babycakes. And check out my post The Morning After [diagnosis, that is] for some smart and supportive start-up tips, from shopping strategies to easy dinner ideas [not to mention, how to recognize and solve those pesky contamination issues].

Cooking and Baking Gluten-Free

After six seven eight nine ten years of living gluten-free, cooking safely is second nature. It is (honestly, I swear!) NBD. No big deal. The key‐ for me- is to keep things simple. 

One option? Use a basic, neutral tasting gluten-free baking and pancake mix in your recipes. Keep it on hand and you have a pre-mixed flour blend for basics- quick breads, muffins, and cakes (see my easy pumpkin cake recipe here). It's fab in flourless quiches, omelets, and yes, pancakes. 


Safe grains for baking include brown rice flour,  white rice flour, sorghum flour, millet, and teff. The faux grains buckwheat and quinoa make nutty tasting high protein flours. 

Starches for baking include potato starch, cornstarch, arrowroot and tapioca starch.

Soybean, chick pea, almond, hazelnut, and peanut flours are high protein non-grain options.

Rolled oats? Oats are a sticky issue for those with celiac disease because widely available oats are problematic due to cross contamination with wheat crops. The good news is that a few small, independent farmers are now growing and milling certified gluten-free oats. Because whole grain oats are high in fiber, protein and iron, this is great news for those living gluten-free. Just be 100% sure the oats or oatmeal you are purchasing are "Certified Gluten-Free". Bob's Red Mill has recently added certified gluten-free oats to its line of gluten-free products milled in a dedicated facility.

On a side note- the high fiber in oats may take some getting used to for those with touchy tummies. Start slow. Try 1/2 cup of oatmeal twice in one week and see how you handle them. Gradually, you can add more into your weekly menu as your body grows used to the fiber. (Drink plenty of water!)



Karina’s Gluten-Free Baking Tips

Numero Uno: Keep your sense of humor handy. It helps in gluten-free baking, Darling. Hockey pucks and doorstops are inevitable. We’ve all been there. We've all tossed failures into the compost.

Remember the crumb trick- you can always zap failures in the food processor and use the crumbs in other recipes. I freeze crumbs in a zip-lock bag.

For those of you interested in mixing your own gluten-free flour mix from scratch, here is a basic guideline- tweak it to your preference.



Karina's Basic Gluten-Free Flour Mix
 
Combine:

1 cup sorghum flour (aka jowar flour) or brown rice flour
1 cup tapioca starch or potato starch (not potato flour)
1/3 to 1/2 cup almond meal, buckwheat flour, or millet flour
1 teaspoon xanthan gum


*Notes:

You'll notice I don't white rice flour- the old school stand-by. I just think it's rather blah- and gummy.
Sorghum flour, aka jowar flour, is soft, slightly sweet - and lovely in baking.

Brown rice flour is a whole grain and has more nutrition and fiber than starchy white rice flour. It has a lovely sweet, nutty undertone.
Almond flour is a dream in gluten-free recipes. It adds protein, fiber,  and essential minerals- not to mention a delicious almond taste- to recipes. 

Buckwheat flour- a favorite, along with millet flour- is high in protein and fiber and has a lovely nut-like taste. (And no, buckwheat is not related to wheat- it's actually a fruit in the rhubarb family).

Quinoa flour is packed with vegan protein but it needs to be used sparingly, as it has an assertive taste, and will make a baked goodie crumbly if used as a main flour. Blend it with other flours for best results. 


Coconut flour is sweet and fabulous. It's high in fiber. It soaks up moisture like crazy, though, so be careful using too much of it in a recipe. Start with a half cup in a gluten-free flour blend for best results. Eggs help coconut flour work best.
Subbing denser flours such as almond, buckwheat, coconut, or quinoa  flour will result in a heavier, denser product if you add too much. Start with a third to a half cup in your flour blend. Experiment and find the formula and texture you like best.

Sweet rice flour is very starchy and moist and you should add it  sparingly as a moisture boost to your baking- start with 2 tablespoons. Too much can make for a gummy product. It's also a fab gravy thickener.



To Create a Self-Rising Flour Mix
 
Combine:

1 cup unleavened gluten-free flour mix (see above)
1 1/2 teaspoons baking powder
1/2 teaspoon salt





Adding Moistness and Flavor to Gluten-Free Baked Goods

Choose a recipe wisely. Recipes containing pureed fruit, shredded veggies, yogurt, or sour cream translate beautifully to gluten-free. Think: banana muffins, carrot or pumpkin cake, sour cream apple cake or blueberry muffins made with yogurt.

Adding applesauce, pureed fruit or yogurt to recipes helps gluten-free cakes, muffins and quick breads stay moist.

Adding shredded or desiccated coconut, chopped nuts, dried fruit, and chocolate chips also goes a long way to improving texture and flavor. Start with adding one half cup to your favorite recipe. Experiment and have fun.

Use organic light brown sugar instead of refined white sugar. It boosts moistness and flavor.

Honey is a humectant and adds moistness (use less liquid in the recipe if you use honey).

Agave adds moisture, too. But if it's humid on the day you are baking, use less agave (or honey).

Use more vanilla. Gluten-Free flours can taste strong and unfamiliar, and a little extra vanilla helps soften their flavor. Don't be afraid to use a whole tablespoon- I do. And buy the good stuff. Bourbon vanilla is killer. Cheaper brands with fillers (like corn syrup!) are a pale imitation of true vanilla flavor.

Add warming spices like cinnamon and nutmeg to deepen flavor complexity (cinnamon and chocolate is a favorite secret combo of mine).



Baking Times and More Tips
 
Baking and rising times vary depending upon many factors:

Where do you live ‐ high altitude or sea level? High altitude gluten-free baking usually requires a little less liquid [start with 2 tablespoons less] and a higher oven temperature [increase oven temp by 25 degrees F] or a longer baking time. Often the only change I made for high altitude baking was to add 25 degrees F to my oven temperature (but I've never baked above 7,000 feet). The higher you get, the more problematic GF baking can be. Check your local library for high altitude baking tips.

Humid or dry? Flours grab moisture and become damp - this can affect the outcome. Start with 1 to 2 tablespoons less liquid (and less agave/honey) if you suspect your flours are dampish from humidity.

Ice cold ingredients or room temperature? 

I find baking with room temperature ingredients works best when baking gluten-free. When making gluten-free bread, eggs at room temperature are a must (place eggs in a cup of warmish water briefly until they reach room temperature). 

Yeast needs a warm environment to rise properly - a temperature of 100 to 110 degrees F is ideal.


Frozen fruit will chill down batters. Thaw to room temp and drain well, or add extra baking time- start with ten minutes.

Thick glass pan or thin dark metal? Baking pans may require more or less baking times - see your pan manufacturer's advice.

Oven temperatures vary slightly from oven to oven. Tune in to yours and notice if recipes tend to take longer - or shorter - to bake. Adjust baking times accordingly. Better yet- get an oven thermometer. You might be surprised how *off* your oven is!

Place pans in the center of a pre-heated oven ‐ not too close to the top or bottom ‐ for even baking.

Gluten-free batters are a little weird. Cake batter is thicker than you remember. Bread batter is looser than standard bread dough. Cookie dough is almost the same, but sometimes spreads faster during baking [try chilling cookie dough and baking on parchment].

Egg sizes vary. This affects the liquid to dry ratio in a recipe. My recipes are based on large organic free-range eggs or Ener-G Egg Replacer.

Until you get the hang of baking gluten-free, I suggest keeping a sharp eye on what’s in the oven. When it looks done, make sure the batter is firm and set in the center [jiggle the pan a tiny bit or lightly touch the top]. A wooden pick inserted in the center can tell you if the batter is still wet [but chocolate chips can melt and make this method sometimes unreliable; if the tester comes out chocolatty, try another spot].

I find‐ with brownies and cookie bars, especially‐ that it is easy to over-bake gluten-free treats. The center may appear too soft while the outside edges are browned just right; turn down the oven heat by 25 degrees; and if necessary, take it out if you prefer a softer center; the dessert will continue to "bake" for a minute or two before it begins to cool.

Freezing gluten-free baked goods often improves texture. Think your cookies or brownies are a dud? Try cutting, wrapping and freezing them. Eat slightly chilled or at room temperature, as you prefer.

Gluten-free baked goods and breads get soggy if they stay too long in their cozy pans. Remove loaves and cakes and muffins from the pan as SOON AS possible. The longer a gluten-free baked good remains in a hot pan, the soggier it gets.

If your end product is gummy in the center- or it falls in the middle- the problem is most likely too much liquid. Use 2-4 tablespoons less when you mix the batter or dough next time. Add only a little liquid at a time to achieve the consistency you need. If it happens often, your flours may be damp or your oven too cool. Or you may be taking the baked good out of the oven too soon; if so, bake it longer.

Remember - it's an intuitive thing, this gluten-free baking deal. There is really no substitute for experience. The trial and error method is your best teacher in Gluten-Freeland. Practice. Practice. Practice.



Substitutions...

 
Sugar

Living gluten-free is tough. It really is. And in this Gluten-Free Goddess’ humble opinion, a truly tasty gluten-free treat is worth a thousand words- or a thousand smiles. Eliminating wheat from recipes is huge and problematic; you know, you lose that whole stretchy elasticity and tender crumb mouth feel thing. To create a gluten-free treat that really is a treat is a challenge. Taking sugar out of the equation diminishes the texture and mouth feel of traditional recipes even more.

Sugar adds not only sweetness to baked goods, but structure. I’ve tried baking without it. I’ve used date sugar, processed raisins, agave syrup, stevia. The end results too often screamed Health Food. They were a tad, shall we say, cardboard-esque. And they usually ended up getting tossed in the garbage after a six month stint in the depths of the freezer.

My compromise? 

I usually bake with organic brown sugar and cane sugar. I have one treat a day. It satisfies my sweet tooth, and I don’t feel deprived. 

But if you really must avoid sugar, Darling, here’s one possible sub if you're not a vegan: 3/4 cup honey (reduce liquid in recipe by 1/4 cup) can be substituted for 1 cup granulated or brown sugar. Not recommended for cookies. Flavor and density will be affected.

If you are a vegan, try using maple syrup or gluten-free brown rice syrup, or agave syrup. I'm experimenting with maple syrup lately, and find it delicious.

If it is humid out, you may have to adjust your recipe, as both agave and honey are humectant, and attract moisture to baked goods.


Brown sugar adds a little extra moistness to gluten-free baked goods; cane sugar makes cookies crisp.

Read more about sugar substitutes in baking here.


Fruit, Flavor and Dairy Subs

I am often asked, Can I sub pumpkin for the sweet potato in a recipe? Or, dried cranberries for raisins? Yes. And yes. I find that most fruit purees are interchangeable, according to taste. If you don’t care for banana, try subbing pureed pumpkin. Hate walnuts? Use pecans. Love dried cherries and dislike raisins? Go with cherries. Experiment and have fun. Be creative with recipes. Some of my favorite combos were accidental pairings. Think: fruity with spice, sweet with sour, creamy with crunchy, chocolate with anything!



The Dairy Question

Yes, Babycakes, I know. I feel your pain. Many gluten-intolerant folks develop a lactose intolerance or casein allergy as a result of celiac damage. I sympathize. I’m one of the fifty per cent of celiacs who are saddled with gluten and casein intolerance. You're not alone.



Cooking Dairy-Free Tips

My favorite dairy free substitute in gluten-free cooking is organic light coconut milk. I use it in sauces, soups, curries and stir-fries. It’s fabulous in whipped sweet potatoes, pumpkin and winter squashes. Check and compare labels as too much guar gum, a common additive in coconut milk, can act as a laxative for sensitive individuals. I also love unsweetened soy milk (non-GMO and no carageenan), if soy is not an issue for your family.

Butter

There are some great tasting vegan butter substitutes out there now. Some feature olive oil or flax oil. One is soy-free (with pea protein). Check labels.
For baking and frosting I sometimes use Spectrum Organic Shortening, made from palm oil. It basically acts like Crisco (I feel unctuous just typing that word).

My new fave in gluten-free dairy-free baking is raw organic coconut oil. Lovely aroma, taste and texture.

I also love using olive oil in muffins, quick breads,  and bread. When one half to one cup butter is called for in a recipe, oil will work (but in general, use a tad less oil than the butter called for)

In the case of a flourless chocolate cake recipe calling for two sticks of butter, though, nothing truly substitutes. When butter is the star, oil will only be oily.

Another vegan alternative to baking with butter is silken tofu- it works in many recipes.

Milk

Some experts suspect that half of all celiacs (yup, 50% of us) are allergic to casein- the protein in dairy- did you know that? This is not a lactose (milk sugar) issue. It's a protein allergy issue. So if you still have symptoms, cut out milk and dairy products- it's often the final piece of the puzzle.

For milk substitutes in baking, gluten-free soy, rice and nut milks work very well. Use plain for a neutral flavor, or vanilla/chocolate for a flavor boost. Coconut milk also works.

For milk substitutes in creamy sauces, try using plain gluten-free  soy milk, hemp milk, or unsweetened rice or almond milk. Rice milks usually need a little help in thickening, but they work.



Cheese

Cheeses can be harder to sub. Gluten-free cheese subs are often soy based, nut based, pea and cashew derived, or rice based. Some are just plain awful. Others, only mostly awful. Most don’t melt well (what's up with that?).

If you're going to use a non-dairy cheese try one with diced jalapeños; the peppers help cover up the bland flavor. Add extra spices and seasonings to the dish and a drizzle of extra virgin olive oil as well. For those sensitive to milk proteins- read labels carefully. Casein or whey (two dairy proteins) is often added to "Dairy-Free" products. Go figure.
Looking for a tasty creamy sauce for comfort foods like mac and cheese? Try my vegan Cheesy Uncheese Sauce- it's scary good. Seriously. It's all I use now.



More Dairy Free Meal Ideas
 
Use dairy-free pesto and tapenades for flavorful sauces and spreads. Make homemade basil or cilantro pesto without cheese [add a dash of sea salt instead] and use it as a sauce on pizza and sandwiches, quesadillas and foccacia.

Make black olive, sun-dried tomato or roasted pepper spreads in your food processor for a quick and flavorful schmear on rice or nut crackers, pizza and grilled sandwiches. You won’t miss the cheese.

Try fresh guacamole and salsa as a healthy condiment. Both are dairy-free and huge on flavor.

Enjoy hummus tahini as a protein packed dip or condiment; any flavor of hummus is a tasty sub for cheese. Serve a dollop with your favorite brown rice dish, baked casserole, salad, grilled and roasted vegetables.

Serve a good fruity extra virgin olive oil instead of butter or cheese. Drizzle it on toasted or grilled gluten-free bread, baked potatoes, and gluten-free pizza shells; try drizzling a hot gluten-free pizza shell with extra virgin olive oil and some sea salt, then top it with a crisp baby greens salad with your favorite fixin's.

The classic combo of good olive oil and balsamic vinegar makes a fabulous naturally dairy-free condiment for brown rice, veggies, sandwiches and wraps, and even cooked polenta.



Egg Free

Baking gluten-free and egg-free is certainly a challenge. I'll share some tips based on my growing experience (I baked strictly egg-free for four years).

For the average recipe, Ener-G Egg Replacer is the popular choice. 

You can also make your own egg replacer using milled flax seeds, silken tofu, mashed banana or figs. Or simply add a liquid such as rice milk [two tablespoons equal one egg] and boost the leavening with more baking powder.

I find I do best baking egg-free when I choose recipes that are traditionally egg-free such as fruit crisps and Asian crepes. Waffles work fine  without eggs (try a mashed banana).

If a recipe calls for one egg, I might simply leave it out and add two tablespoons rice milk and an extra teaspoon of baking powder.

For two average eggs, combine:


1 tablespoon Ener-G Egg Replacer
4 tablespoons warm water

Whisk together until frothy and foamy. Fold into the recipe and mix well. This mixture won't bind, but it seems to work in baking. 
 
Note that recipes using tapioca starch often turn out gummy with an egg replacer; and mixes containing tapioca and lots of starches are less likely to turn out using egg replacers. (One popular allergen free brand of mixes called Namaste has not worked without eggs- I've tried the brownie and chocolate cake mix using Ener-G Egg Replacer and both were a disaster at high altitude. I suspect the starch ratio in the mixes is too high. But I'm no chemist.)



Soy Free

Many celiacs find they also have a sensitivity to soy; and many have autoimmune thyroid disease. Whether by necessity or choice, a great many celiacs are also soy-free. 

For a soy sauce sub I use a dab of molasses whisked into a quarter cup of soy-free vegan broth. I add a splash of balsamic or rice vinegar, to taste, and a dash of sea salt, sesame oil, ginger, cumin, curry or red pepper spice, to taste.

Another choice is to make an Asian sauce based around peanut butter, sesame tahini or cashew butter stirred into a cup of vegan broth. Add chopped garlic, spices and a squeeze of lime juice as an accent.

New on the market is a soy-style sauce called Coconut Aminos- look for it in the condiment and sauces section.

For thickening sauces, soups and gravies, and dredging (coating in flour)
 
For thickening stir-fry sauces, basic white sauces and soups, I use tapioca starch or arrowroot starch (mix it with a little cool water or rice milk first before adding it to sauces). Arrowroot starch works well for gravies served right away. Cornstarch can also be used but I find it get gluey (as can potato starch).

For a making roux, or paste, for basic white sauce or cheese sauce, my favorite is sweet rice flour; but any basic rice flour or gluten-free flour mix will work -but don't use bean or soy flour - they have too strong a taste.

For dredging veggies, potato cakes or veggie burgers before frying, try your favorite gluten-free flour mix, or simply use rice flour, or tapioca starch, or cornmeal. A lower carb option is almond flour.

For Bread Crumbs

My favorite crumbs- for all kinds of recipes- is a tad unconventional, but really delicious! I haul out my food processor and process several toasted gluten-free waffles into crumbs. Plain gluten-free waffles usually have no sugar. Add some dried Italian herbs or your favorite seasoning, if you wish. Drizzle with olive oil or melted butter and pulse. Very yummy, crunchy and golden when baked. And no, they're not too sweet.

Processing pieces of your favorite toasted gluten-free bread also works. Especially gluten-free cornbread. Cornbread makes lovely crumb topping.

For crunchy toppings try crumbled corn tortilla chips, rice chips, or potato chips. Failed gluten-free breads can be processed into crumbs and frozen for later use. 

Note that adding dried herbs and seasonings give gluten-free bread crumbs a big flavor boost. Some folks advocate processing cornflakes or gluten-free creeal into crumbs but I find it gives the recipe a mealy, breakfast cereal taste.



Finally- 

My last tidbit of advice- let go of old expectations, forget the tried and true of the past and have a little fun playing in the kitchen. Risk new flavor combos. Get inspired by world cuisine and browse cookbooks for ideas. Living gluten-free is a challenge, yes. 

But you know what? It can also be delicious!



Karina Allrich copyrights this original article ©2005-2009. All Rights Reserved. 
No reposting or copying of this article is permitted.



Karina